Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Mudik, Kementerian PU Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional dan 15 TIP

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 20:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jelang Mudik, Kementerian PU Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional dan 15 TIP Doc: istimewa
Ket. Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan 10 ruas tol fungsional sepanjang sekitar 291,13 km serta 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) fungsional

JAKARTA- Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 (Idul Fitri 1447 H), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan 10 ruas tol fungsional sepanjang sekitar 291,13 km serta 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.

 Pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kepadatan pada jalur-jalur utama mudik sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU bersama BUJT terus mempercepat penyelesaian konstruksi pada sejumlah ruas tol strategis agar dapat difungsionalkan secara terbatas selama periode mudik Lebaran.

”Langkah ini dilakukan untuk menambah kapasitas jaringan jalan tol sekaligus mengurai potensi kepadatan di ruas-ruas utama,” ujar Menteri Dody.

Secara keseluruhan terdapat 10 ruas jalan tol konstruksi yang berpotensi difungsionalkan. Total panjang ruas tersebut mencapai sekitar 291,13 km yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

10 Ruas Tol Fungsional di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan

Di wilayah Sumatera, terdapat tiga ruas tol yang berpotensi difungsionalkan dengan total panjang sekitar ±90,73 km.

Ruas Sigli–Banda Aceh sepanjang ±24,67 km dengan progres ±94,25% akan difungsikan dua jalur dua arah (A&B) untuk seluruh golongan kendaraan. Sementara itu ruas Palembang–Betung sepanjang 53,20 km dengan progres 90–91% juga akan dioperasikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). Adapun ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang ±12,86 km dengan progres 100% siap difungsikan penuh dua jalur dua arah untuk semua golongan kendaraan. 

Di Pulau Jawa, terdapat enam ruas tol yang berpotensi difungsionalkan dengan total panjang sekitar ±148,03 km.

Ruas Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 sepanjang 24,08 km telah mencapai progres 100% dan dapat difungsikan dua jalur dua arah untuk seluruh golongan kendaraan. Sementara Seksi 3 sepanjang 25,60 km dengan progres 95,98% difungsikan dengan skema serupa, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 

Ruas Serang–Panimbang Seksi 2 sepanjang ±24,17 km dengan progres ±98,10% akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).

Selanjutnya ruas Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga akses Karangtengah sepanjang ±4,97 km dengan progres ±71,95% akan difungsikan satu jalur satu arah khusus Golongan I (non-bus). Ruas Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang ±52 km dengan progres antara 72% hingga 94% akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus). 

Selain itu, ruas Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Seksi 1 Paket 1.2B sepanjang 12,23 km (progres 93,30%) serta ruas Yogyakarta–Bawen Seksi 6 sepanjang 4,98 km (progres 89,93%) masing-masing akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 

Sementara itu di Kalimantan terdapat Akses Tol IKN sepanjang ±52,37 km dengan progres bervariasi hingga 100% akan difungsikan dua jalur dua arah (A&B) khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.