Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merespons Keluhan Wisatawan, Pemkab Sukabumi Terapkan Program Parkir 'Someah' di Kawasan Wisata

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 01:56 WIB | Oleh:
Merespons Keluhan Wisatawan, Pemkab Sukabumi Terapkan Program Parkir 'Someah' di Kawasan Wisata Doc: Antara foto/HO-Diskominfo
Ket. Wakil Bupati Sukabumi H Andreas mengenakan rompi kepada petugas parkir Someah, di Sukabumi, Jawa Barat.

SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, menerapkan program parkir Sopan, Aman, Endah dan Berkah atau "Someah" untuk menata sistem perparkiran yang tertib dan transparan di kawasan wisata pantai di daerah itu

"Program Someah ini untuk membenahi salah satu persoalan yang selama ini kerap dikeluhkan wisatawan di kawasan pantai selatan, yakni pengelolaan parkir. Pemda berupaya menata sistem parkir agar lebih tertib dan transparan," kata Wakil Bupati Sukabumi H Andreas di Sukabumi, Minggu.

Dia menjelaskan tahap pertama Someah diterapkan di 13 destinasi wisata ditetapkan sebagai proyek percontohan dari total 58 titik wisata di pesisir selatan.

Ke depan, kata dia, program dan sistem parkir yang juga mengadopsi kearifan lokal itu akan diterapkan secara bertahap ke seluruh kawasan wisata di Kabupaten Sukabumi.

Wakil Bupati H Andreas menegaskan pengalaman wisatawan tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kualitas pelayanan sejak pertama kali memasuki kawasan wisata.

Melalui program tersebut, seluruh pengelola parkir diwajibkan mengikuti ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

"Setiap petugas harus memiliki izin resmi, mengenakan atribut, memberikan karcis parkir, menerapkan tarif sesuai aturan, serta menjamin keamanan kendaraan pengunjung," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar mengatakan pembenahan parkir menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan citra pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Selain memperbaiki kualitas layanan, program ini juga diharapkan mampu menghapus praktik pungutan liar yang masih ditemukan di sejumlah objek wisata.

"Ke-13 lokasi yang dipilih sebagai proyek percontohan akan menjadi acuan sebelum sistem serupa diterapkan di tempat lainnya," kata Ali.

Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi Herdy Soemantri menilai program parkir Someah tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengelolaan retribusi yang lebih tertib.

"Kami berharap pendapatan daerah meningkat, bukan hanya dari retribusi parkir, tetapi juga dari aktivitas ekonomi masyarakat seperti usaha kuliner dan sektor pendukung pariwisata," Kata Herdy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Daerah
Bromo Ditutup Total: Kebaka...
'Bisa Meninggal Kapan Saja', Media Israel Klaim Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kritis dan Dirawat di Rumah Sakit

'Bisa Meninggal Kapan Saja', Media Israel Klaim Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kritis dan Dirawat di Rumah Sakit

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.