Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Wihaji: Teknologi Diciptakan untuk Bantu Manusia, Bukan Kita Melayani Teknologi

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 08:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah disparitas pemahaman digital antar keluarga di berbagai wilayah. Data BPS (2025) mencatat bahwa hanya 22 persen keluarga di daerah tertinggal yang memiliki akses terhadap program literasi digital, dibandingkan 65 persen di perkotaan. 

Penelitian dalam Indonesian Journal of Family Studies (2025) mengungkap bahwa ketimpangan ini berkontribusi pada meningkatnya kasus eksploitasi anak melalui online di daerah pedesaan sebesar 40 persen dalam dua tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.