Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memprihatinkan! Siswa MI di Lebak Harus Belajar di Gubuk Reyot

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 08:08 WIB | Oleh:
Memprihatinkan! Siswa MI di Lebak Harus Belajar di Gubuk Reyot Doc: antara foto
Ket. Proses belajar mengajar di gubuk.

LEBAK – Sungguh memprihatinkan! Siswa madrasah ibtidaiyah (MI) atau setingkat sekolah dasar (SD) di pelosok Kabupaten Lebak, Banten, harus melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di gubuk reyot, karena kondisi bangunan sekolah rusak berat.

"Kami siswa di sini melaksanakan KBM di gubuk itu," kata Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak, Otong Safei di Lebak, Sabtu (26/7).

Kondisi MI Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak cukup memprihatinkan, karena kekurangan ruang kelas dan bangunan yang rusak.

Mereka puluhan siswa terpaksa melaksanakan KBM di sebuah gazebo sederhana yang tidak layak.

Keadaan MI itu memiliki enam kelompok belajar (rombel), tetapi hanya ada lima ruang kelas yang tersedia.

Dengan demikian, pihaknya membangun gubuk dari bahan seadanya agar semua siswa tetap bisa mengikuti KBM.

"Di gubuk itu untuk kelas 6. Risikonya kalau musim hujan, anak-anak kecipratan air. Kalau musim panas, mereka kepanasan," kata Otong.

Ia mengaku dirinya terpaksa untuk keberlanjutan proses KBM tidak berhenti, meski kondisi gedung tak layak.

Sebab, kondisi bangunan utama juga sangat mengkhawatirkan roboh bagian atapnya banyak yang bocor dan dindingnya sudah lapuk.

"Kami selalu cemas akan keselamatan murid-murid, terutama saat cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang," katanya.

Otong mengatakan bahwa ia sudah berulang kali meminta bantuan kepada pemerintah setempat.

Setiap tahun ia mengajukan proposal perbaikan, namun hingga kini belum ada jawaban yang diharapkan.

"Jawaban dari pemerintah selalu belum berhasil, katanya," kata Otong.

Ia menjelaskan, sekolah ini tidak bisa dipungut iuran dari para orang tua murid, karena sebagian besar warga di kampungnya bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang tidak menentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.