Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kru Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro Berbagi Kisah Perjalanan dari Selat Hormuz ke Indonesia.

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 19:54 WIB | Oleh:
Kru Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro Berbagi Kisah Perjalanan dari Selat Hormuz ke Indonesia. Doc: Pertamina
Ket. Kapal Pertamina Gamsunoro

"We are happy to be finally out of Hormuz." Kalimat singkat tersebut meluncur dengan cepat dari Rizqi Rafif, salah satu kru kapal VLCC Pertamina Pride, saat disapa oleh jajaran manajemen PT Pertamina International Shipping (PIS) begitu tiba dan berlabuh di tanah air.

Rizqi Rafif saat ini bekerja sebagai second officer di kapal Pertamina Pride, yang selama berbulan-bulan berada di kawasan Teluk Arab. Bersama dengan 22 rekan kru kapal lainnya, Rifqi akhirnya bisa melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli lalu, dan selamat tiba di perairan Cilacap pada 24 Juli. 

20260805195057_Foto-2---Kisah-Kru-Kapal-Pertamina-Pride-dan-Gamsunoro.jpeg

Ketibaan Rifqi dan seluruh kru Pertamina Pride ini, disambut hangat oleh jajaran manajemen dan para pekerja di darat lainnya melalui konferensi video. Tidak hanya itu, turut bergabung juga para kru kapal Gamsunoro yang lebih dulu sukses melintasi Selat Hormuz pada 25 Juni dan kini sudah kembali melayani pelanggan pihak ketiga di perairan Singapura. 

Dalam suasana penuh kehangatan,  senyum para awak kapal yang kini telah meninggalkan kawasan Teluk tampak terpancar. Tersimpan cerita tentang berjam-jam penuh ketegangan ketika mereka harus melintasi salah satu jalur pelayaran paling strategis sekaligus paling berisiko di dunia, Selat Hormuz.

Bagi para pelaut, ombak besar, angin kencang, dan cuaca ekstrem merupakan bagian dari keseharian. Namun kali ini, tantangan yang mereka hadapi jauh berbeda. Konflik geopolitik di kawasan membuat setiap keputusan navigasi harus diambil dengan penuh kehati-hatian.

Daryl Josua Makaminang, Third Officer di kapal Gamsunoro, mengaku situasi perang sempat menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh awak kapal. Gamsunoro melintasi jalur selatan Selat Hormuz dengan pengawalan US Navy. Bahkan, hanya sehari setelah kapal berhasil melintas, terjadi serangan terhadap kapal lain di kawasan tersebut.

20260805195230_Foto-3---Kisah-Kru-Kapal-Pertamina-Pride-dan-Gamsunoro.jpeg

"Kami tentu cukup khawatir dengan situasi perang saat itu. Syukur kami dapat melewati Selat Hormuz dengan selamat," ujarnya.

Selama pelayaran, kapal membutuhkan sekitar delapan jam untuk menyelesaikan lintasan, termasuk sekitar empat jam melewati titik paling kritis di Selat Hormuz. Pertamina Pride juga menghadapi durasi pelayaran yang relatif sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Alexander Zverev jadi Peten...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.