Konservasi Kuya Belawa, Satwa Unik yang Dikeramatkan
📅 Senin, 30 Jun 2025, 18:38 WIB | Oleh: OpikKebutuhan pakan tersebut belum termasuk untuk tukik-tukik yang terus bertambah jumlahnya.
Proses penetasan telur pun dilakukan secara manual dan hati-hati, mengingat tingkat kematian tukik tergolong tinggi.
Ia menjelaskan, kura-kura jenis bulus ini dapat bertelur dua kali dalam setahun. Sebelum bertelur, indukan akan naik ke daratan dan memilih tempat yang aman.
Setiap kura-kura dewasa bisa menghasilkan 15 hingga 17 butir telur dalam satu periode. Untuk kura-kura muda yang baru pertama kali bertelur, jumlahnya berkisar 7 sampai 8 butir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Telur-telur tersebut kemudian dipindahkan ke ruang penetasan dan akan menetas dalam waktu sekitar 100 hari.
Setelah menetas, tukik-tukik dipindahkan ke kolam khusus yang terpisah dari kolam indukan.
“Untuk sampai usia lima bulan itu masa rawan. Banyak yang mati. Jadi ini bukan pekerjaan mudah,” ujarnya.
Namun, perjalanan melestarikan kura-kura ini tidak selalu mulus. Tahun 2010 menjadi titik kelam bagi Cikuya ketika ratusan kura-kura mati secara massal, menyisakan hanya 18 ekor.
Kejadian ini menjadi alarm bagi warga, bahwa sesuatu harus dilakukan untuk menyelamatkan populasi yang tersisa.
“Saat itu situasi benar-benar memprihatinkan. Kami merasa kura-kura ini harus tetap ada,” katanya.
Dari 18 ekor yang tersisa, warga mulai menangkarkan telur kura-kura dengan metode sederhana, menggunakan media pasir lembap agar telur berkembang sempurna.
Perlahan, populasi kura-kura Belawa kembali meningkat hingga sekarang.
Selain itu, objek wisata ini pun dirancang sebagai destinasi edukasi, terutama bagi anak-anak dan pelajar yang ingin mengenal lebih jauh tentang kura-kura air tawar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!