Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konservasi Kuya Belawa, Satwa Unik yang Dikeramatkan

📅 Senin, 30 Jun 2025, 18:38 WIB | Oleh:

Keyakinan ini pun didasari oleh bentuk tubuh kura-kura Belawa yang unik yakni karapas punggungnya cekung, menyerupai lekukan tulang belakang manusia.

Bagi warga, bentuk itu tidak umum dan diyakini tidak ditemukan di tempat lain. Namun demikian, kajian ilmiah menunjukkan hal berbeda.

Berdasarkan hasil identifikasi melalui literatur dan pengamatan oleh beberapa peneliti terhadap tukik remaja hingga kura-kura dewasa, kuya Belawa merupakan jenis Amyda cartilaginea.

Spesies ini bukan tergolong langka karena memiliki persebaran luas di Indonesia, termasuk di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Karapas yang tampak cekung pada bagian punggung justru merupakan ciri alami yang umum dijumpai pada individu dewasa dengan panjang lebih dari 40 cm.

Fenomena ini bukan pertanda kelangkaan, melainkan bagian dari proses pertumbuhan biologis satwa tersebut.

Meski demikian, upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat tetap dianggap penting karena mencerminkan kearifan lokal dan semangat menjaga alam secara turun-temurun.

20250630183531_1000810412.jpeg

Suasana di objek wisata kura-kura Belawa di Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman.

Pelestarian

Saat ini, di objek wisata Cikuya hidup sekitar 200 hingga 300 ekor kura-kura dewasa dengan usia beragam, mulai dari satu tahun hingga 30 tahun.

Selain itu, tercatat sudah ada 2.242 tukik yang  ditetaskan selama tahun 2024.

Menurut Eman, Ketua Pokdarwis Desa Belawa, seluruh kura-kura di Cikuya dipelihara secara khusus dan diberi pakan setiap hari.

“Saat ini kami memberi sekitar 7 kg daging ayam mentah per hari untuk kura-kura dewasa. Sesekali kami juga beri singkong mentah,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Nasional
KPK Periksa Pejabat Bulog, ...
Luar Negeri
Korban Tewas Tembus 2.100, ...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.