Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Mimika Komit Dukung Program Strategis Nasional MBG dan Sekolah Rakyat

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Pemkab Mimika Komit Dukung Program Strategis Nasional MBG dan Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/Marselinus Nara
Ket. Bupati Mimika Johannes Rettob.

TIMIKA - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mimika, Papua Tengah, berkomitmen mendukung pelaksanaan sejumlah Program Strategis Nasional (PSN), termasuk Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih.

Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Rabu, mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional di daerah tersebut.

"Kami selalu melakukan koordinasi, buktinya ada program yang saat ini telah berjalan di daerah kami," ujar Johannes.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mimika diluncurkan perdana pada 28 Juli 2025. Saat ini, pelaksanaannya masih berlangsung di wilayah perkotaan, sedangkan wilayah pinggiran, pesisir, dan pedalaman belum terjangkau.

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika saat ini mencapai 20 dapur.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk program tersebut antara lain menyediakan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan SPPG.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG yang dipimpin Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong untuk mengawasi pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal.

Program strategis nasional lainnya yang telah diluncurkan di Mimika ialah Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika. Program tersebut diluncurkan Bupati Mimika Johannes Rettob pada 10 Oktober 2025.

Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung pelaksanaan program tersebut dengan meminjamkan rumah susun bekas Wisma Atlet PON XX Papua di Jalan SP2-SP5 sebagai lokasi belajar sementara.

Selain itu, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 8,5 hektare di kawasan Distrik Iwaka untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat secara permanen.

"Kami mendukung program pemerintah pusat, buktinya kami juga telah menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan sekolah itu," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga mendukung pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diluncurkan pada 17 Juli 2025.

Johannes mengatakan terdapat 125 KDMP di Mimika dan seluruhnya telah memiliki badan hukum. Namun, pembangunan sejumlah sarana koperasi masih menunggu dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

"125 KDMP sudah punya badan hukum semua, tinggal menunggu anggaran dari pusat untuk dilakukan pembangunan. Ada beberapa yang sudah dibangun tetapi saya belum mendapatkan laporannya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.