Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komeng Tanggapi Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR, Ini yang Jadi Sorotannya!

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 18:22 WIB | Oleh:
Komeng Tanggapi Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR, Ini yang Jadi Sorotannya! Doc: ANTARA/Muhammad Harianto
Ket. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Alfiansyah Bustami saat ditemui usai Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (14/8).

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Alfiansyah Bustami atau yang akrab disapa Komeng menilai capaian swasembada pangan menjadi hal penting bagi Indonesia, terutama di tengah potensi gangguan pasokan akibat konflik antara Kamboja dan Thailand.

Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi pidato Presiden Prabowo Subianto terkait capaian swasembada pangan dalam 1 tahun terakhir.

"(Stok) Pangan naik, biasanya kita impor (dari) Kamboja, Thailand. Untung kita punya stok pangan. Ini Kamboja sama Thailand perang, akhirnya jadi enggak impor lagi," kata Komeng saat ditemui usai Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memiliki ketersediaan pangan dari dalam negeri.

Terlebih, situasi di negara pemasok dapat memengaruhi kelancaran pasokan pangan.

Adapun dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia sudah mencapai swasembada 8 komoditas pangan dalam kurun satu tahun terakhir.

Sebanyak 8 komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, gula industri, bawang putih, daging sapi, daging kerbau, dan kedelai.

Namun, Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah komoditas yang belum sepenuhnya mencapai swasembada. Salah satunya bawang putih yang ditargetkan dapat dipenuhi secara mandiri dalam tiga tahun.

"Kita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih," kata Prabowo dalam pidatonya.

Selain bawang putih, Prabowo menyebut Indonesia masih belum mencapai swasembada daging sapi dan daging kerbau.

Meski demikian, dia menilai kebutuhan protein masyarakat secara umum telah dapat dipenuhi dari ikan, telur, dan daging ayam. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Trauma Anak Korban Bencana ...
Daerah
Kualitas Udara Palangka Ray...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.