1.585 Warga Dievakuasi akibat Erupsi Gunung Ruang
📅 Jumat, 19 Apr 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antara
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan telah mengevakuasi sekitar 1.585 orang dari total 11.615 penduduk Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, akibat erupsi Gunung Ruang.
"Dalam hitungan kami mengacu dari aplikasi Inarisk, ada sekitar 1.585 jiwa yang berisiko tinggi dan harus dievakuasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran video yang dipantau dari Jakarta, Kamis (18/4).
Menurut dia, hal tersebut dikarenakan 1.585 orang warga itu bermukim paling dekat dari jangkauan material erupsi yakni dalam radius 2,5 kilometer atau wilayah pantai barat Pulau Tanggulandang.
Sementara berdasarkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) zona aman berada pada radius enam kilometer dari pusat erupsi gunung.
Berdasarkan informasi dari tim SAR, kata dia, proses evakuasi tersebut masih berlangsung sejak Selasa (17/4) malam hingga Rabu dengan jumlah diperkirakan sebanyak 800-an jiwa, yang mengevakuasi diri secara mandiri maupun diangkut menggunakan kapal Kantor SAR Manado.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya data PVMBG menyebutkan selama kurun waktu 24 jam terakhir sudah terjadi lima kali erupsi dengan ketinggian 1.800 meter hingga 3.000 meter dari puncak Gunung Ruang.
Letusan Gunung Ruang tak hanya menghasilkan gumpalan abu vulkanik, gas, dan awan panas melainkan juga memicu terciptanya fenomena alam spesial berupa kilatan petir vulkanik pada lapisan troposfer bumi.
Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan petir vulkanik itu tidak menimbulkan dampak kerusakan. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!