Pancasila Harus Jadi Sumber Etika Bangsa Indonesia
📅 Kamis, 29 Feb 2024, 11:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
MALANG - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui Direktorat Sosialisasi dan Komunikasi bersama Universitas Brawijaya menyelenggarakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Seminar Pancasila untuk Dunia: "To Build The World A New" pada Senin (26/2) di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
Narasumber dalam seminar ini di antaranya Antonius Benny Susetyo (Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP), Hariyono (Universitas Negeri Malang), Anang Sujoko (Dekan FISIP Universitas Brawijaya), Mudjia Raharjo (Akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), dan Aris Heru Utomo (Direktur Pengkajian Materi Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP), serta Asih Purwanti sebagai moderator.
Staf Khusus Ketua DP BPIP, Benny menyatakan, persoalan yang terjadi di masyarakat Indonesia adalah Pancasila tidak menjadi pedoman moral dan etika dalam publik, melainkan hanya menjadi etika dan moral secara personal.
"Padahal Pancasila adalah ideologi Pancasila, sebagai sebuah pandangan hidup dan dasar bangsa dan negara Indonesia. Itulah yang menjadi konsensus kita sebagai bangsa Indonesia yang adalah menjadi satu, dengan negara Indonesia," kata Benny.
Benny juga menunjukkan jomplangnya pelaksanaan nilai Pancasila. "Pancasila jadi cuma slogan. Pancasila cuma digaungkan dan diserukan dimana-mana, tapi hampir nihil pelaksanaannya, apalagi dalam kehidupan publik, penyelenggaraan pemerintahan. Kita sudah lihat contoh nihilnya, sampai sekarang," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pakar komunikasi politik ini pun menyerukan agar mahasiswa mau dan harus diberikan fasilitas oleh lembaga pendidikan untuk menjalankan nilai Pancasila dalam kehidupan publik.
"Pancasila harus bisa dijabarkan secara praktik dan konkret di kehidupan publik, dan ini sebenarnya tugas dan fungsi para intelektual, termasuk mahasiswa. Kenapa mahasiswa? Karena kalian adalah masa depan Indonesia. 10 sampai 15 tahun lagi, Indonesia di tangan Anda semua. Bagaimana jadinya kalau Anda tidak mengerti dan tidak tahu bagaimana Pancasila dilaksanakan pada kehidupan sehari-hari?" tukasnya.
Merujuk pada buku berjudul "Pancasila: Dari Indonesia Untuk Dunia", Benny menyatakan, Bung Karno meletakkan Pancasila sebagai dasar moral publik. Bung Karno menggali Pancasila itu bukan hanya sebagai dasar moral pribadi, tetapi moral publik. Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara sehingga nilai Pancasila harus menjadi dasar dan filosofi dalam berbangsa dan bernegara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pancasila harusnya menjadi working ideology; memang sudah menjadi living ideology. Working ideology itu Pancasila menjadi nilai dalam praktis bekerja. Pancasila bukan hanya menjadi pengetahuan dan spirit pembangunan, tetapi juga menjadi pathos: Pancasila terlibat dalam kebatinan perilaku dan etika Pancasila terus berjalan."
Banny pun mengajak universitas dan mahasiswa untuk segera melakukan kajian-kajian mengenai hidup praktis yang mengikutsertakan nilai Pancasila.
"Ekonomi Pancasila, contohnya. Kita masih pakai teori lama dan itu terus, tidak ada gagasan baru, tidak ada pemikiran kritis baru. BPIP bersedia untuk ikut serta juga mendukung kajian-kajian seperti itu, agar benar-benar Pancasila jadi nilai yang hadir di kehidupan publik, bukan hanya jadi moral pribadi."
Para pembicara lainnya, seperti Hariyono, menegaskan bahwa buku Buku "Pancasila: Dari Indonesia Untuk Dunia" semakin menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya hadir dalam ruang normatif.
"Lewat buku ini, dan juga kami, berharap sekali Pancasila tidak hanya normatif, dihapal, tetapi juga hadir dalam ruang keseharian masyarakat, menjadi sangat aplikatif, dan dirasakan masyarakat. Penjabarannya? Ya lewat forum-forum diskusi seperti ini awalnya, sebelum dituang kedalam materi yang aplikatif," katanya.
Mudjia Raharjo pun menyayangkan Pancasila yang dianggap ideologi yang mudah diganti oleh anak muda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!