Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bos Telekomunikasi Australia Mundur Setelah Jaringan Putus 12 Jam

📅 Senin, 20 Nov 2023, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bos Telekomunikasi Australia Mundur Setelah Jaringan Putus 12 Jam Doc: Canberra Times/AAP/Lukas Coch
Ket. CEO Kelly Bayer Rosmarin mengundurkan diri "demi kepentingan terbaik Optus".

SYDNEY - Bos perusahaan penyedia telekomunikasi Australia Optus mengundurkan diri menyusul pemadaman listrik yang mengakibatkan komunikasi 10 juta pelanggan terputus, kata kelompok induknya, Singtel, Senin (20/11).

CEO Kelly Bayer Rosmarin diganti tiga hari setelah diperiksa oleh Senat Australia karena kesalahan teknis yang terjadi pada dini hari tanggal 8 November yang menghentikan sistem seluler dan internet Optus selama hampir 12 jam.

"Setelah memiliki waktu untuk melakukan refleksi pribadi, saya telah mengambil keputusan bahwa pengunduran diri saya adalah demi kepentingan terbaik Optus di masa depan," katanya dalam sebuah pernyataan yang dirilis perusahaan induk Singtel.

CEO Singtel Yuen Kuan Moon mengatakan, Bayer Rosmarin telah memimpin Optus melalui "masa yang penuh tantangan" termasuk pandemi Covid-19, dan berhasil meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

"Kami memahami keputusannya dan mendoakan yang terbaik untuk usahanya di masa depan," kata Yuen.

Optus menunjuk kepala keuangan Michael Venter sebagai CEO sementara, selain perannya saat ini, sementara perusahaan mencari pengganti permanen.

Optus mengatakan pemadaman secara nasional terjadi ketika router-routernya terputus secara otomatis setelah kelebihan beban selama pembaruan perangkat lunak yang terjadwal.

Optus tidak dapat menentukan penyebab pemadaman listrik selama enam jam. Optus harus melakukan hard reset pada sistemnya.

Bayer Rosmarin mengatakan kepada Senat pada hari Jumat bahwa jaringan Optus seharusnya mampu mengatasinya, "tetapi kali ini tidak".

Menurut Canbera Times, Bayer Rosmarin telah berusaha memperingatkan Menteri Komunikasi Michelle Rowland tentang pengunduran dirinya sebelum pengumuman tersebut tetapi tidak dapat menghubunginya karena dia masih berada di kabinet.

Keduanya telah berbicara tentang pengaturan sementara di Optus dan Rowland mengirimkan ucapan selamatnya.

"Ini jelas merupakan keputusan yang sulit dan kami mendoakan yang terbaik untuk usahanya di masa depan," kata Rowland, Senin.

"Pemadaman listrik Optus yang dialami awal bulan ini menyebabkan gangguan yang signifikan terhadap masyarakat, khususnya usaha kecil.

"Kita perlu mengambil pelajaran untuk memastikan industri dan pemerintah bersiap semaksimal mungkin, mengingat tidak ada jaringan yang sepenuhnya kebal."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UB Kembangkan Bilik Toilet Modular Berbahan Sampah Plastik

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
UB Kembangkan Bilik Toilet ...
Megapolitan
Jakarta Sukses Besar Berhas...

Inovasi dan Terobosan untuk Komoditas Cabai

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Inovasi dan Terobosan untuk...

Laskar Mataram Pastikan Tetap Bermarkas di Bantul

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Laskar Mataram Pastikan Tet...
Olahraga
Skuad PSS Sleman Belum Leng...
Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

Event Jakarta Akhir Pekan 18-19 Juli 2026: Ada Flying Trapeze hingga Diskon FJGS

17 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.