Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Cemaskan 'Yield' Obligasi AS Naik

5 Selasa, 29 Agu 2023, 06:47 WIB | Oleh:
Pasar Cemaskan 'Yield' Obligasi AS Naik Pasar Cemaskan 'Yield' Obligasi AS Naik Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi terdepresiasi, hari ini (29/8). Pelaku pasar cemas terhadap kenaikan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) yang berpotensi mendorong penguatan indeks dollar AS.

Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana memperkirakan apabila yield meningkat, hal itu bisa mendorong pelemahan rupiah. Dia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (29/8), bergerak di kisaran 15.220-15.420 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Senin (28/8), ditutup menguat 3 poin atau 0,02 persen dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu menjadi 15.292 rupiah per dollar AS.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menyatakan penguatan tipis rupiah karena Ketua Dewan Gubernur The Fed Jerome Powell membuka kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut, sehingga para investor mempertimbangkan jalur moneter Amerika Serikat (AS).

"Dalam pidatonya di Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan Jackson Hole, Powell berjanji untuk bertindak dengan hati-hati pada pertemuan mendatang karena ia mencatat kemajuan yang dicapai dalam mengurangi tekanan harga serta risiko dari kekuatan ekonomi AS yang mengejutkan," ujar dia dalam keterangan tertulis, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

BNPB Sebut Karhutla Masih Ancam Sejumlah Daerah

11 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB Sebut Karhutla Masih A...

Mengapa Makanan Pendamping ASI Tak Boleh Ditambahi Bawang

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mengapa Makanan Pendamping ...
Luar Negeri
Dubes: AS Bidik Ekonomi Dig...

Mendag: Surplus Dagang RI Capai Rp192,70 Triliun

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag: Surplus Dagang RI C...
Olahraga
Mutiara Ayu Puspitasari Men...

UNICEF Siaga Hadapi Ancaman Ebola di Sudan Selatan

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNICEF Siaga Hadapi Ancaman...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.