Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Maluku Mengamankan Nuri Kelam yang Disembunyikan dalam Jeriken

5 Kamis, 24 Sep 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKSDA Maluku Mengamankan Nuri Kelam yang Disembunyikan dalam Jeriken BKSDA Maluku Mengamankan Nuri Kelam yang Disembunyikan dalam Jeriken Doc: Antara
Ket. Nuri Kelam atau Nuri Dusky (Pseudeos fuscata) yang disembunyikan dalam jeriken.

Ambon - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku mengamankan seekor Nuri Kelam atau Nuri Dusky (Pseudeos fuscata) yang disembunyikan dalam jeriken berkapasitas lima liter di dalam kamar KM Gunung Dempo yang bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

“Petugas BKSDA Maluku memperoleh informasi dari buruh pelabuhan mengenai suara burung yang terdengar dari Kamar 6026 kapal yang berlayar dengan rute Jayapura-Nabire-Manokwari-Sorong-Ambon-Jakarta,” kata Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Maluku Harry Johanes, di Ambon, Kamis.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas berkoordinasi dengan pihak keamanan kapal dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan.

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan menemukan burung tersebut disembunyikan di dalam jeriken lima liter yang ditempatkan dalam karton di bawah meja kamar.

Petugas kemudian mengamankan satwa tersebut dan membawanya ke Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku (PKS-KM) untuk menjalani pemeriksaan, karantina, dan pemeliharaan sebelum dipersiapkan untuk dikembalikan ke habitat yang sesuai.

Selain mengamankan satwa, BKSDA Maluku juga memberikan penyadartahuan kepada penumpang, anak buah kapal (ABK), dan masyarakat sekitar mengenai ketentuan perlindungan satwa liar serta pentingnya mencegah perdagangan dan peredaran satwa secara ilegal.

Pengamanan tersebut dilakukan bersama KSOP, Pelindo, PELNI, Polsek KPYS, POMAL Kodaeral IX, BKHIT, dan Den Intel Kodam Pattimura.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya bahwa, Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta (Pasal 40 ayat (2)).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Olahraga
Ginting ke Babak Kedua Kore...
Rona
The Prayer Membahana Menghi...
Megapolitan
Pinjaman SMI dan DBH untuk ...
Megapolitan
21.000 Prajurit TNI AL BKO ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.