Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Muda Jangan Cuma Jadi Pembeli! Menperin Tantang Gen Z Jadi Bos Industri Halal

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 22:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Anak Muda Jangan Cuma Jadi Pembeli! Menperin Tantang Gen Z Jadi Bos Industri Halal Doc: istimewa
Ket. Salah satu Gelaran Industrial Festival 2026, di ICE BSD Tangerang Kamis (24/9)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menantang generasi muda untuk tidak hanya jadi konsumen, tetapi jadi motor utama penguasa industri halal nasional yang nilainya tembus ribuan triliun rupiah!

Pesan keras itu disampaikan dalam Kuliah Umum "Make Your Move: Your Journey to the Future of Industry" di rangkaian Industrial Festival 2026, Kamis (24/9).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan masa depan industri nasional ada di tangan anak muda.

"Masa depan industri nasional akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita menyiapkan generasi muda yang inovatif dan produktif. Karena itu, kami ingin semakin banyak anak muda tidak hanya menjadi pengguna produk, tetapi juga tampil sebagai pencipta teknologi, inovator, wirausaha industri, dan pemilik jenama nasional yang mampu bersaing di pasar global," kata Menperin di Jakarta.

Menurutnya, transformasi industri butuh SDM yang tidak hanya jago teknologi, tapi juga kreatif, adaptif, dan berani berinovasi.

Pasar Raksasa Rp5.974 Triliun di Depan Mata

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari yang mewakili Menperin membeberkan betapa gurihnya kue industri halal.

Kontribusi industri halal terhadap Industri Pengolahan Non Migas (IPNM) mencapai 50,55 persen atau sekitar Rp1.102 triliun.

"Indonesia juga memiliki pasar domestik yang sangat besar, dengan jumlah penduduk muslim sekitar 252,8 juta jiwa atau 87,14 persen dari total penduduk. Estimasi konsumsi rumah tangga masyarakat muslim Indonesia pada semester I 2026 mencapai sekitar Rp5.974,9 triliun," ungkap Emmy di ICE BSD Tangerang.

Bahkan ekspor produk industri halal Indonesia pada semester I 2026 saja sudah mencapai USD35,72 miliar, didominasi makanan-minuman, tekstil, alas kaki, farmasi, dan peralatan rumah tangga.

"Artinya, kita memiliki dua kekuatan sekaligus, yakni pasar domestik yang besar dan basis industri yang dapat terus dikembangkan," imbuhnya.

Potensi dunia juga makin menggila. Mengacu State of the Global Islamic Economy Report (SGIER) 2025/2026, konsumsi muslim global di enam sektor ekonomi syariah mencapai USD2,6 triliun pada 2024 dan diproyeksikan jadi USD3,56 triliun pada 2029. Indonesia kini peringkat 4 ekosistem halal dunia, bahkan peringkat 1 untuk modest fashion!

Halal Bukan Cuma Stempel Sertifikasi

Emmy menegaskan anak muda harus mengubah mindset. Halal bukan sekadar kewajiban sertifikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Angkutan Gratis bagi Pelaja...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.