Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Banjir Bandang Solok Sumatera Barat.

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 20:55 WIB | Oleh:
SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Banjir Bandang Solok Sumatera Barat. Doc: Antara Foto
Ket. Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban banjir bandang di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (24/9)

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap korban banjir bandang yang terjadi di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis.

"Pencarian oleh tim gabungan masih terus dilakukan sampai hari ini di Solok," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang Abdul Malik di Padang.

Ia mengatakan operasi pencarian pada hari ketiga itu difokuskan di belakang Kantor Bupati Solok, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri daerah terdampak ke arah Jalan Pintu Angin, kawasan setempat.

Dalam upaya pencarian itu tim SAR gabungan tampak menyusuri aliran sungai, melintasi aliran air, melewati bebatuan hingga lumpur dengan berjalan kaki.

Pencarian melibatkan SAR Padang, personel Brimob Polda Sumbar, BPBD, TNI, dan turut diperkuat oleh unit Satwa Pelacak milik Polda Sumbar.

Sebaiknya Anda baca juga:

Berdasarkan data awal dampak kejadian bencana banjir bandang di Solok, jumlah warga yang dilaporkan hilang ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang sebanyak dua orang.

Pada Selasa (22/9) atau tepatnya sehari setelah kejadian, satu korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia.

Jika berpijak pada data awal maka jumlah korban yang statusnya masih dalam pencarian saat ini tersisa satu orang, sementara korban lain yang mengalami luka0luka masih dirawat di rumah sakit.

Bencana banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Solok pada Senin (21/9) malam dan menimbulkan berbagai dampak setelah bencana.

Dampaknya terjadi pada sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah, sedikitnya 11 kantor dinas mengalami dampak kerusakan cukup berat.

Pemerintah Kabupaten Solok kini telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan terhitung sejak 22 September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Para Atlet Dayung Menyumbang Dua Medali Perak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Para Atlet Dayung Menyumban...

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.