Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Mitigasi Bencana Menjelang Musim Penghujan di Gunungkidul

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Mitigasi Bencana Menjelang Musim Penghujan di Gunungkidul Doc: Antara
Ket. Masyarakat bergotong royong membangun talud untuk mengantisipasi potensi bencana banjir menjelang musim penghujan di Padukuhan Bedil, Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/9/2026).

Yogyakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memperkuat mitigasi bencana menjelang musim penghujan melalui kegiatan gotong royong pembangunan infrastruktur di Padukuhan Bedil, Kalurahan Rejosari, Kapanewon (Kecamatan) Semin, Kamis.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Gunungkidul, Kamis, mengatakan pembangunan infrastruktur berupa drainase dan talud menjadi salah satu upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir.

"Kemudian ada pengerukan sedimentasi sungai guna mencegah luapan air yang dapat menggenangi permukiman warga," katanya.

Menurut dia, kebersamaan melalui gotong royong menjadi kekuatan sosial yang solid untuk membangun negeri dengan semangat persatuan dan tolong-menolong.

"Supaya nanti apabila musim hujan tiba, khususnya dibarengi bencana hidrometeorologi, masyarakat dan infrastrukturnya sudah siap," ujarnya.

Sementara itu, Panewu Semin Dasno mengatakan kegiatan gotong royong mencakup berbagai proyek pembangunan fisik di 10 kalurahan di wilayah Kapanewon Semin.

"Misalnya pembangunan rabat jalan di Padukuhan Bedil Kulon sepanjang 154 meter, Padukuhan Tahunan 169 meter, dan Padukuhan Purwo 180 meter," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pembangunan talud atau dinding penahan tanah dilakukan di Padukuhan Tulung dengan ketinggian 7,2 meter, Padukuhan Taberan Kidul sepanjang 77 meter, dan Padukuhan Parangan sepanjang 22 meter.

"Kemudian pembangunan talud jembatan di Widoro sepanjang tujuh meter," ujarnya.

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan bersama TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, terutama menjelang musim penghujan yang oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.