Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Data Desil DTSEN Tak Sesuai, Warga Yogyakarta Bisa Ajukan Pemutakhiran

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Data Desil DTSEN Tak Sesuai, Warga Yogyakarta Bisa Ajukan Pemutakhiran Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA – Warga Kota Yogyakarta yang merasa tingkat kesejahteraannya tidak tergambar sesuai kondisi sebenarnya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat mengajukan pemutakhiran data. Pemerintah Kota Yogyakarta menyediakan layanan untuk membantu proses pengajuan sekaligus melakukan verifikasi atas kondisi warga di lapangan.

Plt Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Yogyakarta Patricia Heny Dian Anitasari mengatakan warga dapat membawa bukti pendukung apabila ingin mengusulkan perubahan desil. Pengajuan dapat dilakukan sendiri atau dengan mendatangi loket layanan yang disediakan Dinsosnakertrans.

"Kalau ada data atau dukungan eviden yang bisa digunakan untuk perubahan desil, bisa dilakukan secara mandiri atau datang ke loket 8 dan 9 di Dinas Sosial," kata Patricia di Yogyakarta, Kamis.

Ia menjelaskan desil dalam DTSEN merupakan hasil pengolahan dan pemeringkatan yang dilakukan pemerintah pusat. Karena itu, Pemkot Yogyakarta tidak memiliki kewenangan untuk mengubah peringkat tersebut secara langsung.

Peran pemerintah daerah adalah memeriksa kondisi warga serta memfasilitasi usulan apabila ditemukan ketidaksesuaian antara data dengan keadaan sosial ekonomi sebenarnya. Selanjutnya, usulan tersebut diproses dalam mekanisme pemutakhiran yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Patricia mengatakan penyempurnaan DTSEN masih terus dilakukan karena data yang digunakan berasal dari sejumlah sumber. Parameter yang digunakan dalam pemeringkatan juga dapat diperbarui sesuai kebutuhan.

"Penggabungan beberapa data dalam DTSEN masih belum sempurna, sehingga perlu pemutakhiran maupun penyempurnaan berbagai parameter," katanya.

Warga yang ingin mengajukan pemutakhiran memiliki beberapa pilihan. Selain melalui pemerintah di tingkat kelurahan, pengajuan dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos maupun portal Badan Pusat Statistik (BPS) RI.

Pengusulan melalui wilayah tempat tinggal dapat dilakukan lewat musyawarah kelurahan (Muskel). Dalam proses tersebut, kondisi sosial ekonomi warga dapat disampaikan melalui RT atau RW untuk kemudian dibahas bersama di tingkat kelurahan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsosnakertrans Yogyakarta Supriyanto mengingatkan pemutakhiran data bukan hanya ditujukan bagi warga yang merasa berada pada desil yang terlalu tinggi dan ingin masuk peringkat lebih rendah.

Warga yang kondisi ekonominya sudah berubah menjadi lebih baik juga perlu memperbarui datanya. Langkah tersebut diperlukan agar data penerima bantuan mencerminkan keadaan terbaru dan penyaluran bantuan tidak keliru sasaran.

"Kalau mau mengajukan perubahan, bukan hanya yang dari besar ke kecil, tapi juga sebaliknya. Kalau memang kondisi sosial ekonomi sudah membaik, maka ajukan juga pemutakhiran data kondisi terbaru, supaya bantuan tepat sasaran," katanya.

Menurut Supriyanto, perubahan kondisi sosial ekonomi dapat disampaikan warga melalui RT, RW, dan kelurahan. Selanjutnya, informasi tersebut menjadi bahan pembahasan dalam muskel sebagai bagian dari proses pemutakhiran data.

Dengan mekanisme tersebut, warga tidak harus menerima begitu saja data yang dinilai sudah tidak menggambarkan kondisi terkini. Pemutakhiran dapat diajukan dengan menyertakan kondisi dan bukti yang mendukung agar data kesejahteraan masyarakat semakin sesuai dengan keadaan di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Siapa di Balik Aksi Rusuh P...
Nasional
Waspada El Nino! Pemerintah...
Daerah
Bukan Sekadar Lepas Tukik! ...
Olahraga
Pesan Agassi untuk Raducanu...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.