Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Mirip Bulan', Astronot Berduyun-duyun ke Sebuah Pulau di Spanyol

📅 Sabtu, 12 Nov 2022, 15:57 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dua belas astronot berjalan di Bulan selama enam misi Apollo dari 1969 hingga 1972, satu-satunya penerbangan luar angkasa yang belum menempatkan manusia di permukaan bulan.

NASA dan ESA juga secara teratur menggunakan lanskap Lanzarote berupa gundukan lava padat untuk menguji Mars Rovers - kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh yang dirancang untuk melakukan perjalanan di permukaan Planet Merah.

Geografi Lanzarote yang unik berasal dari letusan gunung berapi yang dimulai pada 1730 dan berlangsung selama enam tahun, memuntahkan abu dan lahar di atas petak tanah yang luas.

Dianggap sebagai salah satu bencana vulkanik terbesar dalam sejarah yang tercatat, letusan menghancurkan lebih dari 200 kilometer persegi (77 mil persegi) medan - sekitar seperempat dari pulau yang saat ini menjadi rumah bagi sekitar 156.000 orang.

'Melihat Jauh'

Meski ada daerah vulkanik lain seperti Hawaii yang juga dapat digunakan untuk pelatihan astronot, Lanzarote memiliki keuntungan karena hanya memiliki sedikit vegetasi karena iklimnya yang seperti gurun.

"Anda memiliki banyak jenis batuan vulkanik di Lanzarote. Dan mereka terbuka. Anda tidak memiliki pohon," kata pemimpin proyek Pangea Loredana Bessone.

"Anda dapat melihat jauh, seolah-olah Anda berada di Bulan," katanya kepada AFP.

Kepulauan Canary juga memberikan kontribusi besar untuk eksplorasi ruang angkasa.Pulau La Palma adalah rumah bagi salah satu teleskop optik terbesar di dunia.

Terletak di puncak, Great Canary Telescope mampu melihat beberapa objek terjauh di alam semesta.

La Palma dipilih sebagai lokasi teleskop karena langitnya yang bebas awan dan polusi cahaya yang relatif rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Ekosistem UKM Makassar Teru...

Membaca Masalah Pangan di Masa Depan bagi Orang Asli Papua

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Membaca Masalah Pangan di M...

Hujan Ringan Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hujan Ringan Bakal Guyur Se...
Daerah
Ritel-ritel Modern Akhirnya...
Olahraga
Tomas Soucek
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.