Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tempat Terbaik Berburu Senja dan Menikmati Langit Malam

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 07:18 WIB | Oleh:
Tempat Terbaik Berburu Senja dan Menikmati Langit Malam Doc: Foto: Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Manggarai Ti
Ket. Saat menginjakkan kaki di padang savana Mausui, Anda pasti akan langsung tersihir oleh keindahan dari perpaduan yang sempurna antara padang savana, pantai, gunung dan kuda yang berkeliaran bebas di Tengah savana.

Daya tarik Sabana Mausui di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur tidak hanya terletak pada lanskapnya yang memukau, tetapi juga pada berbagai pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan selama berada di sana. Hamparan bukit bergelombang dan padang rumput yang luas menjadikan kawasan ini sebagai tempat yang ideal untuk menikmati alam dengan cara yang sederhana namun berkesan.

Di sini ada sejumlah aktivitas yang dapat dilakukan saat berkunjung ke Sabana Mausui untuk menciptakan kesan mendalam ketimbang hanya memandangi panorama keindahan sabana dengan rumput kuning keemasan saat kemarau.

Aktivitas pertama yang dapat dilakukan adalam menikmati panorama dari puncak bukit. Aktivitas paling populer di Sabana Mausui tentu saja menikmati pemandangan alamnya. Bukit-bukit yang membentang di berbagai arah menawarkan sudut pandang berbeda untuk melihat keindahan savana.

Pengunjung dapat berjalan menuju puncak bukit yang relatif mudah dijangkau. Dari atas, hamparan rumput yang mengikuti kontur perbukitan terlihat seperti gelombang raksasa yang membeku. Pemandangan ini menjadi daya tarik utama yang membuat banyak wisatawan rela menempuh perjalanan panjang menuju Manggarai Timur.

Berburu Foto Lanskap. Bagi pecinta fotografi Sabana Mausui merupakan nirwana. Hampir setiap sudut kawasan ini menawarkan latar yang menarik untuk diabadikan, dapat menciptakan foto yang memukau hingga dramatis.

Pada musim kemarau, warna kuning keemasan menciptakan kesan yang menyerupai sabana benua Afrika. Sementara pada musim hujan, perbukitan berubah menjadi hijau segar yang menghadirkan nuansa berbeda.

Fotografer lanskap biasanya memanfaatkan garis-garis alami bukit yang bergelombang untuk menghasilkan komposisi foto yang unik. Bahkan wisatawan yang hanya menggunakan kamera ponsel pun dapat memperoleh hasil foto yang menawan. Posisinya yang menjorok kelautan seperti tanjang membuat pengunjung dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam di lautan yang berada di sisi barat dan timurnya. Waktu terbaik untuk menikmatinya tentu saja pada pagi dan sore hari.

Saat matahari terbit, kabut tipis terkadang masih menyelimuti sebagian perbukitan. Cahaya pagi yang lembut menciptakan suasana tenang dan sejuk, sangat cocok bagi mereka yang ingin menikmati alam tanpa gangguan.

Sementara itu, menjelang senja, cahaya keemasan menyapu padang rumput dan menciptakan pemandangan yang spektakuler. Momen matahari terbenam di Sabana Mausui sering dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Flores karena perpaduan warna langit dan lanskap savana yang begitu harmonis.

Trekking ringan menyusuri perbukitan adalah aktivitas selanjutnya. Bagi pencinta aktivitas luar ruangan, trekking ringan menjadi pilihan yang menarik. Kontur perbukitan di Sabana Mausui memungkinkan wisatawan menjelajahi berbagai titik pandang tanpa memerlukan kemampuan pendakian khusus.

Selama perjalanan, pengunjung dapat menikmati perubahan panorama dari satu bukit ke bukit lainnya. Setiap puncak menawarkan perspektif berbeda terhadap luasnya kawasan savana. Aktivitas ini juga menjadi cara terbaik untuk merasakan langsung suasana alam Flores yang masih alami.

Dengan membawa perbekalan pengunjung dapat menikmati piknik di tengah alam terbuka. Hamparan rumput yang luas menjadikan Sabana Mausui tempat yang ideal untuk piknik sederhana bersama keluarga atau teman.

Banyak wisatawan membawa bekal makanan dan menikmati santapan sambil memandang perbukitan yang membentang hingga cakrawala. Udara yang relatif bersih dan suasana yang tenang menciptakan pengalaman yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan.

Kegiatan lainnya adalah mengamati aktivitas penggembalaan ternak. Sabana ini bukan hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Di beberapa area, wisatawan dapat melihat sapi, kerbau, atau kuda yang digembalakan secara tradisional. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Bulog-Pasar Jaya Perkuat Ja...
Nasional
Pemerintah Didorong Perkuat...
Megapolitan
Bensin Jadi Pemicu Utama In...
Luar Negeri
AS Bantu Cari Korban Pascag...
Nasional
RI Perlu Optimalkan Pengemb...
Menteri UMKM: Ojol Resmi Jadi UMKM

Menteri UMKM: Ojol Resmi Jadi UMKM

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.