Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka, Tiga Negara Tuan Rumah Siap Cetak Sejarah baru
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:45 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Piala Dunia FIFA 2026 resmi dimulai pada Kamis dengan menghadirkan format baru yang lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu akan berlangsung selama 39 hari di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, serta menampilkan total 104 pertandingan yang melibatkan para pemain terbaik dunia.
Edisi 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi FIFA setelah memperluas jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara. Perubahan tersebut memberikan kesempatan bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung sepak bola dunia, termasuk sejumlah tim yang untuk pertama kalinya berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, struktur kompetisi juga mengalami perubahan signifikan. Sebanyak 48 tim dibagi ke dalam 12 grup, dengan dua tim terbaik dari masing-masing grup otomatis melaju ke fase gugur. Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga akan mendapatkan tiket ke babak berikutnya yang kini dimulai dari Babak 32 Besar.
Setelah memasuki fase gugur, setiap tim diwajibkan memenangkan pertandingan untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia. Format tersebut diperkirakan akan menghadirkan lebih banyak pertandingan kompetitif sekaligus meningkatkan peluang munculnya kejutan dari tim-tim yang sebelumnya tidak diunggulkan.
Meski banyak negara memiliki peluang mencuri perhatian, sejumlah tim tetap menjadi favorit untuk meraih trofi juara. Di antaranya adalah Prancis, Spanyol, Argentina, Inggris, dan Portugal yang memiliki kedalaman skuad serta pengalaman di turnamen internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun di balik antusiasme tersebut, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu sorotan utama adalah lokasi pertandingan yang tersebar luas di tiga negara. Pertandingan akan dimainkan di 11 stadion di Amerika Serikat, tiga stadion di Meksiko, dan dua stadion di Kanada, sehingga tim maupun suporter harus menempuh perjalanan jauh selama turnamen berlangsung.
Perbedaan zona waktu antarlokasi pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri. Perjalanan lintas negara dan perpindahan waktu yang cukup signifikan berpotensi memengaruhi kondisi fisik pemain, staf tim, maupun para pendukung yang mengikuti perjalanan tim favorit mereka sepanjang kompetisi.
Selain persoalan logistik, cuaca panas selama musim panas Amerika Utara turut menjadi perhatian. Beberapa pertandingan diperkirakan berlangsung dalam suhu tinggi yang berpotensi membahayakan kesehatan pemain. Kekhawatiran tersebut semakin meningkat seiring dampak perubahan iklim yang menyebabkan gelombang panas lebih sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai langkah antisipasi, FIFA telah menetapkan jeda minum di seluruh pertandingan yang akan dilakukan sekitar pertengahan setiap babak. Meski demikian, sejumlah pihak menilai langkah tersebut belum sepenuhnya menghilangkan risiko yang dapat muncul akibat suhu ekstrem selama pertandingan berlangsung.
Penyelenggaraan turnamen juga diwarnai isu kebijakan imigrasi di Amerika Serikat. Sejumlah penggemar dari beberapa negara dilaporkan menghadapi hambatan untuk memasuki wilayah AS sehingga tidak dapat menyaksikan langsung pertandingan tim nasional mereka. Bahkan, salah satu wasit resmi disebut tidak mendapatkan izin masuk ke negara tersebut.
Aspek keamanan turut menjadi perhatian di beberapa lokasi penyelenggaraan. Di Amerika Serikat, muncul kekhawatiran terkait potensi operasi penegakan hukum terhadap imigran ilegal di sekitar area pertandingan. Sementara di Meksiko, sejumlah pihak menyoroti risiko keamanan yang berkaitan dengan aktivitas kelompok kriminal dan kartel narkoba.
Situasi geopolitik internasional juga memberikan dampak terhadap turnamen. Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan pertanyaan mengenai kelancaran partisipasi tim nasional Iran. Meski pemain Iran diperkirakan tetap diizinkan memasuki Amerika Serikat untuk bertanding, sejumlah staf pendukung dan suporter dilaporkan menghadapi pembatasan perjalanan.
Meski menghadapi berbagai tantangan, antusiasme terhadap Piala Dunia FIFA 2026 tetap sangat tinggi. Turnamen yang berlangsung selama lebih dari satu bulan ini diharapkan menghadirkan pertandingan berkualitas, persaingan sengit antarnegara, serta momen-momen bersejarah yang akan dikenang para pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!