Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Kian Aman, Talenta AI Diperkuat

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 15:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Kian Aman, Talenta AI Diperkuat Doc: istimewa
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat penandatanganan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Kementerian Sains dan TIK Republik Korea di Seoul, Republik Korea, Rabu (1/4/)

JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Republik Korea menyepakati kerja sama strategis di bidang digital yang difokuskan pada peningkatan kualitas layanan publik, penguatan keamanan data, serta pengembangan talenta kecerdasan artifisial (AI).

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Kementerian Sains dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Republik Korea.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan kerja sama ini diarahkan agar memberikan dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas jaringan digital, termasuk pengembangan teknologi komunikasi generasi berikutnya. Masyarakat akan merasakan koneksi internet yang lebih stabil untuk sekolah, layanan kesehatan, dan kegiatan usaha,” tegasnya usai penandatanganan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Kementerian Sains dan TIK Republik Korea di Seoul, Republik Korea, Rabu (1/4/2026).

Di sisi pelindungan publik, kerja sama mencakup penguatan pengawasan ruang digital dan keamanan data.

Masyarakat akan mendapat perlindungan yang lebih kuat dari kebocoran data dan penyalahgunaan informasi.

Kerja sama ini juga mencakup program literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi secara aman dan produktif.

Meutya Hafid menegaskan bahwa kerja sama ini difokuskan pada manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung hasilnya. Internet harus lebih stabil untuk belajar dan bekerja. Data pribadi harus lebih aman. Layanan publik harus lebih mudah diakses,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan kecerdasan artifisial tidak hanya berhenti pada teknologi, tetapi harus menjawab kebutuhan sektor strategis.

“Pemanfaatan AI kami arahkan untuk pendidikan, kesehatan, dan pangan. Teknologi harus membantu guru mengajar, membantu tenaga kesehatan bekerja lebih cepat, dan membantu petani mengambil keputusan,” kata Meutya.

Di sektor ekonomi, kerja sama ini membuka peluang bagi pelaku usaha digital dan startup melalui penguatan ekosistem dan kolaborasi dengan sektor swasta.

Pada sisi sumber daya manusia, Indonesia akan menjalankan program pelatihan, beasiswa, dan pertukaran tenaga ahli.

Program ini menargetkan peningkatan jumlah talenta AI dan teknologi maju yang siap masuk industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.