Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ritel-ritel Modern Akhirnya Mampu Dipenetrasi UMKM Lebak

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 06:49 WIB | Oleh:
Ritel-ritel Modern Akhirnya Mampu Dipenetrasi UMKM Lebak Doc: ist
Ket. produk umkm

LEBAK – Pasar-pasara ritel modern bahkan pasar luar negeri mampu dimasuki produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Lebak, Banten, dapat menggulirkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kita setiap tahun terus meningkatkan kualitas dan mutu agar produk lokal bisa bersaing pasar," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa di Lebak, Kamis.

Pemerintah Kabupaten Lebak komitmen untuk pengembangan produk UMKM, karena dapat memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus percepatan penghapusan kemiskinan.

Saat ini, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 117. 269 unit dan dipastikan menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah per bulan juga menyerap tenaga kerja ribuan orang.

Dari 117.269 unit produk UMKM itu bergerak bidang usaha mulai aneka makanan camilan, kerajinan, pengelolaan hasil perikanan, pertanian, perkebunan hingga jasa.

"Kami mengapresiasi produk UMKM itu sekitar 21.053 unit sudah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB)," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pemerintah daerah melakukan intervensi melalui bantuan peningkatan kemasan, pelatihan digitalisasi, keuangan, manajemen, pemberian sertifikasi halal, NIB, barcode dan legalitas hukum terhadap pelaku UMKM agar memiliki mutu dan kualitas, sehingga menembus pasar ritel modern dan ekspor.

Bahkan, beberapa komoditas aneka makanan camilan sudah menembus pasar ritel modern hingga mancanegara.

Misalnya, kata dia, produk abon "Bu Bedah", kerupuk emping, pisang sale menembus pasar ritel modern dan gula aren, batik Lebak serta kerajinan bambu menembus pasar ekspor.

"Kita terus mengoptimalkan promosi agar produk UMKM Lebak tumbuh dan berkembang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi daerah," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Anwar (55) seorang pelaku UMKM warga Sobang Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya memproduksi gula aren terbagi dalam dua jenis, yakni gula aren cetak dan semut yang dicetak halus.

Produk gula aren tersebut hingga puluhan ton per tahun memenuhi permintaan pasar ekspor ke Singapura , Australia, Korea Selatan, Malaysia dan sejumlah negara di Benua Eropa.

Biasanya, gula aren Lebak dijadikan sebagai bahan pemanis untuk roti, minuman dan aneka kuliner lainnya. "Produksi kerajinan gula aren di sini sudah memiliki sertifikat makanan organik internasional, sehingga bisa menembus pasar ekspor," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Ekosistem UKM Makassar Teru...

Membaca Masalah Pangan di Masa Depan bagi Orang Asli Papua

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Membaca Masalah Pangan di M...

Hujan Ringan Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hujan Ringan Bakal Guyur Se...
Daerah
Ritel-ritel Modern Akhirnya...
Olahraga
Tomas Soucek
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.