Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tumbuh 6,80 Persen per Februari 2026

📅 Senin, 06 Apr 2026, 13:55 WIB | Oleh:
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tumbuh 6,80 Persen per Februari 2026 Doc: antara foto
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono dalam Konferensi Pers RDKB Maret 2026 di Jakarta, Senin (6/4).

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset industri asuransi tumbuh sebesar 6,80 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) mencapai Rp1,21 kuadriliun pada Februari 2026.

“Aset industri asuransi ada Februari 2026 mencapai Rp1.219,35 triliun atau naik 6,80 persen (yoy),” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono dalam Konferensi Pers RDKB Maret 2026 di Jakarta, Senin (6/4).

Dari sisi asuransi komersial, total aset mencapai Rp999,15 triliun atau naik 8,57 persen (yoy).

Kinerja asuransi komersial berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Februari 2026 mencapai Rp62,37 triliun, tumbuh sebesar 3,50 persen (yoy).

Jumlah tersebut terdiri atas premi asuransi jiwa yang tumbuh 0,12 persen (yoy) dengan nilai sebesar Rp32,39 triliun, serta premi asuransi umum dan reasuransi yang tumbuh 7,41 persen (yoy) dengan nilai Rp29,98 triliun.

Untuk permodalan industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi, secara agregat tercatat Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 480,83 persen dan 327,98 persen. Angka tersebut masih berada di atas threshold sebesar 120 persen.

Sementara itu, untuk asuransi nonkomersial, total aset tercatat sebesar Rp220,20 triliun atau terkontraksi 0,57 persen (yoy). Asuransi nonkomersial meliputi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi bagi ASN, TNI, dan Polri terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Di sisi industri dana pensiun, total aset per Februari 2026 tumbuh sebesar 12,52 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp1.700,93 triliun.

Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,54 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp413,69 triliun.

Sementara itu, untuk program pensiun wajib, total aset mencapai Rp1.287,24 triliun atau tumbuh sebesar 13,86 persen (yoy).

Program pensiun wajib terdiri atas program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun untuk ASN, TNI, dan Polri.

Adapun pada perusahaan penjaminan, hingga akhir Februari 2026 nilai aset tumbuh sebesar 1,99 persen (yoy) menjadi Rp47,52 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.