Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Fair 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Pramono Patok Target Transaksi Rp8 Triliun!

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 07:55 WIB | Oleh:
Jakarta Fair 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Pramono Patok Target Transaksi Rp8 Triliun! Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6). Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta itu kembali digelar sebagai wadah promosi perdagangan, hiburan, sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6). Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta itu kembali digelar sebagai wadah promosi perdagangan, hiburan, sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.

Dalam sambutannya, Pramono mengatakan Jakarta Fair merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta yang telah menjadi tradisi selama puluhan tahun. Menurutnya, penyelenggaraan tahun depan akan memiliki makna yang lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

"Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta. Tahun depan Jakarta akan menyambut usia 500 tahun, sebuah momentum yang sangat spesial dan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya," ujar Pramono.

Ia berharap penyelenggaraan Jakarta Fair terus berkembang dan mampu mencatatkan capaian yang lebih besar setiap tahunnya. Tidak hanya dari sisi jumlah pengunjung, tetapi juga nilai transaksi yang dihasilkan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Saya berharap tahun depan lebih meriah, pengunjungnya lebih banyak, dan transaksi UMKM bisa melampaui Rp9 triliun. Kalau tahun ini bisa mencapai Rp8 triliun, maka itu menjadi pencapaian yang sangat baik," katanya.

Pramono menilai Jakarta Fair tidak sekadar menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pameran tersebut, pelaku usaha memiliki kesempatan memperluas pasar, memperkenalkan produk unggulan, serta membangun jejaring bisnis baru.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, Jakarta Fair berhasil menarik hampir enam juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun. Capaian tersebut menjadi modal optimisme bagi penyelenggara maupun pemerintah daerah untuk meraih hasil yang lebih tinggi pada tahun ini.

"Tahun lalu pengunjungnya mencapai 5,9 juta orang dengan transaksi Rp7,3 triliun. Mudah-mudahan tahun ini jumlah pengunjung bisa menembus enam juta orang dan nilai transaksi melampaui Rp8 triliun," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya, menjelaskan pameran akan berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Jakarta Fair tahun ini menghadirkan ribuan peserta dari berbagai sektor usaha.

"Tahun ini terdapat 2.800 perusahaan yang berpartisipasi dengan 1.800 stan pameran. Peserta terdiri dari pelaku UMKM, perusahaan nasional, hingga perusahaan internasional," ujar Hartati.

Selain menghadirkan pameran multiproduk, Jakarta Fair Kemayoran 2026 juga menyuguhkan berbagai kegiatan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat. Sejumlah acara yang disiapkan antara lain konser musik yang menghadirkan sekitar 150 band nasional, parade karnaval, kontes Miss Jakarta Fair, wahana permainan anak, festival kuliner nusantara, hingga pesta kembang api.

Beragam kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Jakarta Fair sebagai destinasi wisata belanja dan hiburan bagi masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran ribuan peserta pameran juga menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas promosi dan meningkatkan penjualan produk.

Mengusung tema "Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional", penyelenggaraan tahun ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, investor, industri kreatif, dan masyarakat.

Melalui Jakarta Fair Kemayoran 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat memperkuat peran ibu kota sebagai pusat ekonomi, perdagangan, investasi, dan destinasi kegiatan internasional. Ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Son Siap Pimpin Korea Menghadapi Ceko

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Son Siap Pimpi...
Megapolitan
Kebakaran Landa Dua Area Ja...

Rupiah Masih Tertekan, 12 Juni 2026

41 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 12 J...
Ekonomi
Sentimen Eksternal Dominan,...

Ayo ke Jakarta Fair, Membidik Transaksi Rp8 Triliun

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ayo ke Jakarta Fair, Membid...

Efek Domino Korupsi MBG, Kapolres Bekasi Diterpa Isu Terlibat

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Efek Domino Korupsi MBG, Ka...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.