Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 19:32 WIB | Oleh:
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning Doc: ANTARA/Fathnur Rohman.
Ket. Warga saat menunjukkan ilustrasi kode QRIS pada laman Google Images di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (11/6).

CIREBON, JAWA BARAT - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, Jawa Barat, menyebutkan Kota Cirebon menjadi daerah dengan kontribusi terbesar terhadap transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning).

Kepala KPw BI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis dalam keterangannya di Cirebon, Kamis (11/6), mengatakan pangsa transaksi QRIS dari Kota Cirebon mencapai 54,14 persen dari total volume transaksi di kawasan tersebut selama Januari-Februari 2026.

Menurut dia, capaian tersebut didukung oleh tingginya aktivitas ekonomi, terutama di sektor perdagangan dan jasa, serta semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha dan transaksi masyarakat.

"Kota Cirebon memiliki aktivitas ekonomi yang cukup tinggi dan didukung ekosistem digital yang berkembang lebih cepat dibandingkan wilayah sekitarnya," katanya.

Ia mengatakan penggunaan QRIS di wilayah Ciayumajakuning, terus meningkat seiring bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai.

Selama dua bulan awal pada 2026, kata dia, nilai transaksi QRIS di Ciayumajakuning tercatat mencapai Rp3,58 triliun dengan total 41,88 juta transaksi.

Ia menilai tren tersebut menunjukkan pembayaran digital, sudah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

"Penggunaan QRIS terus berkembang dan kini semakin banyak dipilih sebagai sarana pembayaran dalam berbagai jenis transaksi," ujarnya.

Ia merinci selain Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu mencatat kontribusi sebesar 18,52 persen terhadap total volume transaksi QRIS di Ciayumajakuning.

Kabupaten Majalengka, lanjut dia, berada di posisi berikutnya dengan pangsa 9,79 persen, disusul Kabupaten Kuningan sebesar 9,44 persen.

“Sementara Kabupaten Cirebon menyumbang 7,11 persen dari keseluruhan volume transaksi QRIS di kawasan tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, meningkatnya penggunaan QRIS menunjukkan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

“Untuk menjaga tren tersebut, BI bersama pemerintah daerah terus memperluas akseptasi QRIS, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), melalui edukasi dan peningkatan literasi keuangan digital,” ucap dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.