Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saatnya Stop Impor dan Beralih Kembali ke Pangan Lokal

📅 Senin, 11 Apr 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Indonesia, jelasnya, punya peluang untuk menjadi pelaku utama pangan pada tingkat regional maupun global jika pangan dalam negeri diperkuat di masing-masing daerah.

"Selama ini kesempatan itu ada, tetapi akibat kuatnya pengaruh pemburu rente makanya tidak berjalan," kata Said.

Dengan menggalang dukungan ke negara-negara G20, Indonesia bisa memperkuat posisi ekonomi politik pangan agar tidak lagi hanya sebagai sasaran pasar pangan yang empuk.

Pada kesempatan terpisah, Pakar Pertanian dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Surabaya, Ramdan Hidayat, mengatakan perang Ukraina berpotensi menimbulkan krisis pangan karena sekitar sepertiga gandum dunia berasal dari Ukraina dan Russia.

"Perang Russia dengan Ukraina ini bukan hanya menimbulkan masalah pengungsi, tapi juga bisa berkembang menjadi krisis pangan karena kedua negara ini adalah produsen gandum besar. Hampir 30 persen kebutuhan gandum global dipasok oleh gabungan keduanya," kata Ramdan.

Perang, jelasnya, akan mengganggu pasokan karena baik kegiatan tanam dan distribusinya juga ikut terhambat. Kendala itu akan membatasi pasokan gandum dunia dan akan mendorong beberapa harga pangan naik karena banyak yang berbahan baku gandum, seperti roti, mi, atau sereal.

"Fenomena ini harus diambil hikmahnya supaya kita jangan bergantung lagi dengan gandum impor. Produk-produk subtitusi harus dibangkitkan, bisa melalui program food estate," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Harga Emas Antam Turun Lagi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.