Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Suara Dentuman dari Baturaja! Marinir TNI AL Pamer MLRS Vampire, Peluncur Roket yang Bikin Penasaran

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 13:36 WIB | Oleh:
Mengagetkan Suara Dentuman dari Baturaja! Marinir TNI AL Pamer MLRS Vampire, Peluncur Roket yang Bikin Penasaran Doc: Antara foto/HO-Dispen Korps Marinir
Ket. Korps Marinir TNI AL mengerahkan peluncur roket MLRS Vampire dalam ajang Latgabma Super Garuda Shield (SGS), di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Jumat (4/9).

JAKARTA – Mengagetkan suara dentuman dari Baturaja!Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengerahkan salah satu alat utama sistem senjata (alutsista) andalan, yakni MLRS Vampire, yang merupakan sistem peluncur roket kaliber 122 mm pada ajang Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS), Jumat (4/9).

Dalam siaran pers Korps Marinir yang diterima di Jakarta, Sabtu, dijelaskan bahwa latihan penembakan rudal ini dilakukan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan.

Latihan ini dilakukan untuk menguji kemampuan alutsista sekaligus prajurit yang mengawakinya.

Pada kesempatan itu, negara lain yang jadi peserta SGS 2026 juga turut menampilkan alutsista peluncur roketnya, salah satunya M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) dari Amerika Serikat.

Siaran pers itu menerangkan seluruh rangkaian latihan juga diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden yang terjadi.

Dengan adanya latihan itu, diharapkan kemampuan personel dalam menggunakan alutsista semakin meningkat serta terjalin hubungan yang harmonis antarpersonel masing-masing negara.

Ajang SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan SGS merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

"Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan," kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Sebanyak 21 negara tersebut, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.