Karhutla Taman Wisata Alam Ijen Makin Meluas! Api Merembet hingga Pos 4 Jalur Pendakian
📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 14:50 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoBANYUWANGI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyebutkan hingga Jumat sore, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen telah merembet ke Pos 4 jalur pendakian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi, Partana menyampaikan puluhan petugas gabungan serta relawan terus melakukan upaya untuk mengendalikan api.
"Namun para petugas terkendala medan yang cukup ekstrem dan keterbatasan suplai air serta akses kendaraan menuju lokasi kebakaran di kawasan TWA Ijen," katanya di Banyuwangi, Jumat sore.
Namun demikian, lanjut Partana, BPBD setempat tetap mengupayakan dua unit kendaraan truk tangki mendekati posisi yang bisa dijangkau suplai air empat unit mobil double cabin.
"Kami tetap mengupayakan truk tangki mengambil posisi terdekat yang bisa kami jangkau untuk menyuplai air mobil double cabin," kata Partana.
Informasi diperoleh, kebakaran di kawasan TWA Kawah Ijen cukup parah karena banyaknya material kering yang mudah terbakar, seperti rumput alang-alang, semak belukar serta material kering lainnya menjadi bahan yang mempercepat penyebaran api.
Kondisi angin yang cukup kencang juga membuat api lebih mudah merambat ke area yang lebih luas di lereng Gunung Ijen yang terletak di antara Bondowoso dan Banyuwangi itu.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menutup sementara kunjungan wisata ke kawasan TWA Kawah Ijen setelah terjadi karhutla mulai Jumat ini hingga waktu tidak ditentukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!