Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putri Mahkota Swedia Borong Tenun dan Mutiara NTB, Ternyata Tertarik Pewarna Alami

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 14:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putri Mahkota Swedia Borong Tenun dan Mutiara NTB, Ternyata Tertarik Pewarna Alami Doc: Antara
Ket. Putri Mahkota Swedia Victoria didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, dan Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia Iqbal meninjau hasil kerajinan kas NTB di Bale Kita NTB di Kota Mataram, Sabtu (5/9).

Mataram - Putri Mahkota Swedia Victoria menyambangi pusat kerajinan dan industri kreatif Bale Kita Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlokasi di Kompleks Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Kota Mataram, Sabtu (5/9).

Dalam kunjungannya ke Bale Kita NTB ini, Putri Mahkota Victoria diterima langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia Iqbal.

Selama di Bale Kita NTB, Putri Mahkota Victoria berkeliling dan melihat secara langsung sejumlah produk hasil kerajinan khas NTB, mulai dari kain tenun, mutiara, makanan olahan, souvenir, dan lainnya.

Selain melihat hasil produk yang dihasilkan IKM di NTB, Putri Mahkota Swedia juga membeli sejumlah produk di antaranya kain tenun (wastra), dan mutiara.
Tidak hanya itu, Putri Mahkota Swedia juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah perwakilan IKM dari Desa Sambik Elen, Kabupaten Lombok Utara yang mendapatkan bantuan program pembinaan dan pelatihan dari United Nations Development Programne (UNDP) pasca bencana gempa bumi pada 2018 silam.

Dalam dialog tersebut, Putri Mahkota Swedia mendengarkan paparan dan apresiasi dari sejumlah perajin atas bantuan program pembinaan dan pelatihan yang diberikan UNDP pada masyarakat terdampak bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara pada 2018 silam.

Tak hanya mendengarkan Putri Viktoria juga mengajukan beberapa pertanyaan sekaligus apresiasi atas keberhasilan masyarakat setempat yang pulih dan bangkit setelah di timpa bencana gempa bumi pada 2018 silam setelah mendapatkan program pembinaan dan pelatihan bantuan UNDP dan pemerintah daerah setempat baik provinsi maupun Kabupaten Lombok Utara.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menilai kunjungan Putri Mahkota Victoria dari Swedia sebagai kehormatan sekaligus peluang strategis untuk memperkenalkan potensi NTB ke masyarakat internasional, khususnya Swedia.
"Ini sebuah kehormatan bagi kita," kata Iqbal.

Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan berbagai potensi NTB, termasuk sektor pariwisata dan pertanian, kepada masyarakat Swedia.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Lalu Wiranata, mengakui sejumlah produk khas NTB laku dibeli Putri Victoria, mulai dari mutiara, dan kain tenun wastra.

"Ada yang dibeli, cuman berapa nilai kami belum catat. Yang jelas ada di beli, ada mutiara dan kain tenun," ujarnya.

Wiranata mengakui Putri Victoria tertarik membeli kain tenun karena melihat warna yang digunakan memakai pewarna alami.

"Kalau orang Eropa itu wajib punya kain-kain dengan pewarna alami. Tadi sempat tanya kain menggunakan serat alam," katanya.

Selain Bale Kita NTB, Putri Mahkota Victoria dijadwalkan mengunjungi sejumlah proyek yang telah berjalan maupun yang sedang dikembangkan selama kunjungan dua hari di NTB pada 5-6 September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Nasional
Demam Bukan Selalu Flu! Ken...
Advertisement
Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.