Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bacitra Tak Lagi Gratis? Balikpapan Siapkan Rp17 Miliar untuk Kelola Sendiri

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bacitra Tak Lagi Gratis? Balikpapan Siapkan Rp17 Miliar untuk Kelola Sendiri Doc: ANTARA/Novi Abdi
Ket. Bus Bacitra Balikpapan saat melintas di ruas jalan Kota Balikpapan.

BALIKPAPAN – Pengelolaan penuh layanan angkutan umum menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya tersedia, tetapi juga aman, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi.

Di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, pengelolaan layanan perlu memastikan setiap aspek, mulai dari armada, operasional, keselamatan hingga konektivitas antarmoda, berjalan secara konsisten.

Langkah tersebut juga menjadi penting ketika pemerintah berupaya mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.

Pengelolaan yang lebih terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengalaman penumpang sekaligus menjaga keberlanjutan layanan, termasuk melalui dukungan subsidi dan skema kerja sama pemerintah dengan operator.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur, mulai menyiapkan anggaran Rp17 miliar untuk pengelolaan penuh layanan angkutan umum yang resmi beralih dari pemerintah pusat pada tahun 2027 mendatang.

"Di tahun 2027 kami sudah siapkan anggaran Rp17 miliar," kata Penjabat Sekretaris Daerah Balikpapan Agus Budi Prasetyo, di Balikpapan, Kamis (3/9).

Selama ini, pembiayaan operasional angkutan umum di Kota Minyak ini masih mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui skema hibah.

Setelah proses penyerahan aset dan pengelolaan selesai, seluruh biaya operasional akan menjadi tanggung jawab penuh pemerintah kota setempat.

Menurut Agus, persiapan anggaran sejak dini menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan transportasi publik tidak terhenti saat masa transisi pengelolaan dari pusat ke daerah.

Selain kesiapan anggaran, Pemkot Balikpapan juga tengah mematangkan kajian skema tarif yang akan diberlakukan kepada penumpang setelah pengambilalihan tersebut.

Tarif baru belum diputuskan karena harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat sekaligus keberlanjutan operasional.

"Kami masih lanjutkan kajian untuk tarifnya. Mungkin nanti akan kita lakukan secara bertahap," ujar Agus.

Sejauh ini, opsi kisaran tarif yang muncul dalam pembahasan berada di angka Rp3.000 hingga Rp5.000 per penumpang.

Pemerintah daerah juga masih mengkaji apakah akan menerapkan sistem tarif flat (satu harga) atau tarif berdasarkan jarak perjalanan.Pemkot Balikpapan berkomitmen menjaga tarif tetap terjangkau bagi masyarakat tanpa harus membebani struktur keuangan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
Tetesan Air dari Penyulinga...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.