Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Akses Lapangan Kerja Bagi Gen Z, Kemenekraf Dukung Kegiatan Gig Economy

📅 Kamis, 18 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Buka Akses Lapangan Kerja Bagi Gen Z, Kemenekraf Dukung Kegiatan Gig Economy Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers acara peluncuran pelatihan Gig Economy bagi Gen Z di Jakarta Creative Hub, Kamis (18/12).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan dukungan pada kegiatan Gig Economy yang mendorong pembukaan akses lapangan kerja untuk generasi Z melalui pelatihan keterampilan terutama di bidang platform digital dan teknologi kecerdasan artifisial.

“Karena gig ekonomi ini kita tahu juga dapat memberikan lapangan pekerjaan terutama untuk generasi Z, dan penggunaan platform-platform digital juga untuk memberikan income,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers acara peluncuran pelatihan Gig Economy bagi Gen Z di Jakarta Creative Hub, Kamis (18/12).

Riefky mengatakan dukungan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari Pemda DKI Jakarta hingga pihak swasta, BUMN dan asosiasi agar bisa melahirkan generasi muda yang dekat dengan digital.

Ia mengatakan Kemenekraf juga akan berkontribusi memberikan pelatihan yang berkaitan dengan perluasan akses pasar, pendanaan, dan pengetahuan skill dasar dengan mitra asosiasi atau platform digital, serta pembekalan mengenai Hak Kekayaan Intelektual agar generasi muda bisa berinovasi dengan berkualitas, beretika dan menghasilkan karya untuk kemajuan bangsa.

Kemenekraf juga mengapresiasi Pemda DKI Jakarta yang mengaktivasi Jakarta Creative Hub untuk membantu para generasi Z mempunyai peluang meningkatkan skill dan ekonomi.

“Tentu ini juga akan membantu para gig economy terutama yang Gen Z di Jakarta untuk diberikan peluang untuk mendapatkan skill tambahan kemudian juga suatu saat bisa menjadi wirausaha, dan juga untuk diberikan dukungan terhadap akses pendanaan dan akses pasar,” kata Riefky.

Gig Economy merupakan paket ekonomi ke 8 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta diresmikan peluncuran AI Open Innovation Challenge atau Hackathon untuk mendukung inovasi generasi muda di bidang teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pendapatan dari penggunaan aplikasi teknologi kecerdasan buatan atau AI di Indonesia tumbuh 127 persen dan 91 juta peluang kerja baru mengalir ke sektor AI di semester 1 2025.

Sebaiknya Anda baca juga:

Data dari Google mengungkapkan Indonesia sebagai negara dengan perusahaan yang mengadopsi AI tertinggi di Asean dengan angka 24,6 persen, dan menduduki peringkat nomor 4 di seluruh Asia. Sementara nilai pasar AI di Indonesia diperkirakan akan mencapai 70,6 miliar dollar AS.

Program ini akan meningkatkan ekosistem AI dan akan didorong untuk pengembangannya di 15 daerah bekerja sama dengan berbagai pihak di sektor digital.

Pelatihan Gig Economy bagi Gen Z ini akan diselenggarakan selama tiga hari, mulai dari 16-20 Desember 2025. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.