Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laris Manis: Vietnam Sudah Diserbu 10,6 Juta Turis Asing dalam Lima Bulan

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 21:12 WIB | Oleh:
Laris Manis: Vietnam Sudah Diserbu 10,6 Juta Turis Asing dalam Lima Bulan Doc: AFP/NHAC NGUYEN

BOGOTA - Presiden Kolombia Gustavo Petro, Selasa (2/6), menolak intervensi asing dalam pemilihan presiden (Pilpres) di negaranya dan meminta warganya untuk tidak menjadi budak atau koloni siapa pun.

Petro menyampaikan hal itu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan dukungan terbuka kepada calon presiden Kolombia dari sayap kanan Abelardo de la Espriella.

"Ketika suatu negara mencampuri keputusan negara lain, maka tidak ada lagi kebebasan," ujar Petro melalui akun media sosial X, seraya menyerukan kepada seluruh rakyat Kolombia untuk memberikan suara mereka dalam lingkungan yang benar-benar bebas.

Sebelumnya, pada Selasa yang sama, Trump mengucapkan selamat kepada Abelardo de la Espriella, kandidat independen yang terkait dengan gerakan sayap kanan Pembela Tanah Air, atas keunggulannya dalam pemungutan suara putaran pertama.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk memberikan dukungan penuh dan total kepada Abelardo," kata Trump.

Kolombia menggelar Pilpres putaran pertama pada Minggu (31/5). Hasil penghitungan suara sementara menunjukkan Abelardo de la Espriella dan Ivan Cepeda, kandidat dari koalisi sayap kiri yang berkuasa Pakta Bersejarah, lolos ke putaran kedua setelah berhasil menempati posisi dua teratas dalam pemungutan suara putaran pertama tersebut.

Berdasarkan konstitusi Kolombia, seorang presiden menjabat satu periode selama empat tahun tanpa pemilihan ulang. Petro tidak ikut dalam pemilihan tersebut. Pemilihan putaran kedua dijadwalkan pada 21 Juni, dan pemenangnya akan dilantik pada 7 Agustus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.