Waisak Ditegaskan Menekraf Sebagai Momentum Perkuat Ekosistem Ekraf Berbasis Budaya
📅 Selasa, 02 Jun 2026, 17:21 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE (Buddhist Era) tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya, pariwisata spiritual, serta diplomasi keberagaman Indonesia.
"Dharmasanti Waisak Nasional menjadi momentum yang menyatukan nilai kedamaian, budaya, dan kreativitas masyarakat. Perayaan ini tidak hanya menjadi ruang spiritual dan diplomasi budaya Indonesia, tetapi, juga panggung bagi karya kreatif generasi bangsa yang melibatkan komunitas seni maupun budaya serta kolaborasi para pegiat ekraf," kata Riefky dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (2/6).
Kehadiran Kementerian Ekraf dalam peringatan merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan kegiatan nasional berbasis nilai budaya dan keagamaan yang mampu memberi dampak ekonomi sekaligus menguatkan citra Indonesia di mata dunia.
Menteri Ekraf Riefky menambahkan bahwa perayaan Waisak bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai kedamaian, toleransi, dan persatuan sekaligus menghadirkan budaya sebagai kekuatan pemersatu bangsa.
"Waisak mengajarkan nilai welas asih dan menumbuhkan kebijaksanaan sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia yang penuh harmoni. Apresiasi setinggi-tingginya kepada Walubi yang telah menunjukkan bagaimana tradisi dan spiritualitas dapat menjadi sumber inspirasi, inovasi, serta nilai ekonomi yang bersanding dengan harmoni di tengah masyarakat," tutur Menteri Ekraf.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perayaan Dharmasanti Waisak Nasional 2026 mengangkat tema "Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan" serta subtema "Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia".
Puncak acara menyuguhkan aneka pertunjukan seperti tarian-tarian tradisional, penampilan paduan suara Walubi Jawa Tengah, serta pelepasan lentera (lampion) perdamaian yang merefleksikan Indonesia sebagai negara yang rukun dan bermartabat.
Kegiatan tersebut turut menekankan posisi Candi Borobudur sebagai simbol peradaban dan diplomasi budaya Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan perdamaian dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kehadiran Kementerian Ekraf juga menjadi tindak lanjut dari kolaborasi bersama Wadah Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) yang terus berkembang sejak Hari Waisak Nasional 2569 BE mulai dari pengembangan area pameran seni hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Sinergi tersebut diharapkan menjadikan Waisak sebagai inspirasi dalam membangun masyarakat yang inklusif, kreatif, dan berkeadaban.
Perayaan Waisak Nasional 2570 BE tersebut turut dihadiri Wamen Ekraf Irene Umar, tokoh lintas bangsa, serta ratusan ribu umat Buddha dari berbagai daerah. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!