Pemkot Depok Pastikan Isi Tabung Elpiji Subsidi 3 Kg Sesuai Standar
📅 Jumat, 18 Sep 2026, 10:37 WIB | Oleh: Tim PenulisDEPOK - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, memastikan isi LPG tabung ukuran 3 kg sesuai berat bersihnya dengan label dan standar yang telah ditentukan.
"Saya sudah melakukan monitoring pengujian Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) LPG 3 kg di Satuan Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Catur Jaya Perkasa Jalan Raya Tapos," kata Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah di Depok, Jumat.
Pada kesempatan tersebut, Chandra melihat langsung proses pemeriksaan dan penimbangan isi tabung gas.
“Kami mengukur pengisian tabung apakah sesuai ketentuan, lalu dicatat dalam sistem, saya melihatnya cukup simpel dan efektif yang dilakukan teman-teman UPTD Metrologi Legal Kota Depok,” jelasnya.
Sebanyak 80 tabung gas diuji secara acak dari tempat penyimpanan atau pengisian. Kemudian dilakukan penimbangan menggunakan timbangan yang sudah ditera ulang.
Dari puluhan tabung tersebut, semua dinyatakan lolos pengujian BDKT. Artinya sesuai dengan standar, dan batas toleransi yang ditetapkan.
“Saya minta pastikan semua sesuai takaran sehingga konsumen mendapatkan haknya sesuai biaya yang mereka keluarkan,” tegas Chandra.
Di tempat yang sama, Pengurus SPBE Catur Jaya Perkasa, Diah menyebutkan, pihaknya rutin meminta UPTD Metrologi Legal untuk dilakukan pengujian BDKT terhadap isi tabung gas 3 kg yang mereka produksi.
Dalam setahun pengujian kerap dilakukan 2 kali atau enam bulan sekali. Dalam satu hari, SPBE Catur Jaya Perkasa mampu memproduksi 60 ton metrik yang setara 60.000 kilogram.
“Sebagian besar agen kami dari Depok, Bogor dan Jakarta Timur. Kami sangat memahami aturan pemerintah untuk dilakukan pengujian dan sangat terbuka kami tidak ingin sampai mengecewakan masyarakat,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!