Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Warga Ambruk Digilas Longsor Kali Cikarang, Penghuni Mengungsi

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rumah Warga Ambruk Digilas Longsor Kali Cikarang, Penghuni Mengungsi Doc: Antara
Ket. Kondisi kediaman warga terdampak longsor di Kampung Kaum RT 01/05, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (31/3).

Kabupaten Bekasi - Sebanyak empat rumah warga di bantaran Kali Cikarang, Kampung Kaum RT 01/05, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, rusak akibat longsor menyusul derasnya arus saat debit sungai meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu warga terdampak, Puput (30), mengatakan erosi telah terjadi secara bertahap selama beberapa tahun, namun kondisi semakin memburuk sejak pertengahan 2025 hingga menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan rumah di lokasi tersebut.

“Kejadian longsor terparah terjadi pada Juli 2025. Sekarang terjadi lagi hingga rumah milik ibu dan saya sudah tidak dapat dihuni,” ujar Puput saat ditemui di Cikarang, Selasa (31/3).

Dia menjelaskan sebelumnya jarak antara bagian belakang rumah dengan aliran Kali Cikarang mencapai sekitar tujuh meter, namun akibat pengikisan terus-menerus, sebagian bangunan seperti dapur dan ruang keluarga kini telah hilang terbawa longsor.

Menurut Puput, selain rumah milik keluarganya, tiga rumah lain yang berada di sepanjang bantaran sungai juga mengalami kerusakan berat, sehingga tidak lagi layak dihuni oleh para pemiliknya.

Para penghuni rumah terdampak kini terpaksa mengungsi dan mencari tempat tinggal sementara, termasuk menyewa rumah kontrakan di sekitar wilayah tersebut demi menjaga keselamatan keluarga masing-masing.

“Saat ini saya dan ibu tinggal di rumah kontrakan. Tetangga lain juga sudah pindah karena rumah mereka tidak layak huni,” katanya.

Berharap pemerintah

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, terutama bagi warga lain yang masih tinggal di sekitar bantaran Kali Cikarang.

Menurut dia, meskipun rumah yang telah rusak kemungkinan tidak dapat diperbaiki, upaya mitigasi seperti pembangunan tanggul penahan tebing sangat dibutuhkan guna mengurangi risiko longsor lanjutan.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah, setidaknya berupa penanganan seperti pembangunan tanggul agar tanah warga tidak terus terkikis oleh aliran sungai,” ujar Puput. (KR-PRA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.