Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jobstreet by SEEK Meluncurkan Fitur AI Personalised Targeting dan Assist, Permudah HR

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 14:50 WIB | Oleh:
Jobstreet by SEEK Meluncurkan Fitur AI Personalised Targeting dan Assist, Permudah HR Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Jobstreet by SEEK memperkenalkan dua inovasi terbaru dalam platformnya, yaitu Personalised Targeting dan Assist. Kedua solusi tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan, otomatisasi, dan integrasi alur kerja untuk membantu perusahaan menjangkau kandidat yang lebih relevan serta mengurangi pekerjaan administratif dalam proses rekrutmen.

JAKARTA - Jobstreet by SEEK memperkenalkan dua inovasi terbaru dalam platformnya, yaitu Personalised Targeting dan Assist. Kedua solusi tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan, otomatisasi, dan integrasi alur kerja untuk membantu perusahaan menjangkau kandidat yang lebih relevan serta mengurangi pekerjaan administratif dalam proses rekrutmen.

Kedua inovasi tersebut terintegrasi dalam satu platform Jobstreet by SEEK sehingga perekrut dapat mengelola lebih banyak tahapan rekrutmen secara terpusat. Proses tersebut mencakup penjangkauan kandidat, pengelolaan lamaran dan daftar kandidat terpilih, pemeriksaan referensi, hingga wawancara awal berbasis suara.

Pemanfaatan AI dan otomatisasi ditujukan untuk menangani pekerjaan rutin dan berulang dalam proses rekrutmen. Dengan berkurangnya pekerjaan administratif, tim rekrutmen dapat memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan kandidat, membangun hubungan, dan mengambil keputusan yang membutuhkan pertimbangan manusia.

Evolusi Platform Rekrutmen di Asia-Pasifik

Peluncuran Personalised Targeting dan Assist merupakan bagian dari peta jalan transformasi Jobstreet by SEEK di delapan negara Asia-Pasifik. Transformasi tersebut dilakukan secara bertahap sejak 2023 dengan sejumlah pengembangan utama.

  • 2023 – Unifikasi platform: SEEK menyatukan platform secara global untuk menghubungkan kandidat dan perusahaan di kawasan Asia-Pasifik.

  • 2024 – Demokratisasi akses: Jobstreet by SEEK membuka akses iklan lowongan kerja gratis bagi perusahaan melalui model freemium.

  • 2025 – Optimasi pencocokan: Teknologi pencocokan berbasis AI dikembangkan untuk membantu perusahaan menemukan kandidat yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

  • 2026 – Integrasi alur kerja rekrutmen: Jobstreet by SEEK menghadirkan Personalised Targeting dan Assist untuk membantu perekrut menjalankan proses rekrutmen secara lebih efisien dalam satu platform.

Managing Director - Indonesia Jobstreet by SEEK Wisnu Dharmawan mengatakan proses rekrutmen bukan hanya berkaitan dengan menemukan kandidat, tetapi juga membangun koneksi dan mengambil keputusan yang tepat. Menurutnya, Personalised Targeting dan Assist menggabungkan penargetan kandidat, pengelolaan proses, serta otomatisasi dalam satu platform.

"Rekrutmen bukan hanya tentang menemukan kandidat, tetapi juga tentang membangun koneksi dan mengambil keputusan yang tepat. Dengan Personalised Targeting dan Assist, kami mengintegrasikan penargetan kandidat, pengelolaan proses, dan otomatisasi ke dalam satu platform," ujar Wisnu.

Personalised Targeting: Menjangkau Kandidat Sesuai Kebutuhan Bisnis

Personalised Targeting dirancang untuk memahami kebutuhan dan pola rekrutmen setiap perusahaan. Sistem tersebut memanfaatkan informasi seperti preferensi, kriteria kandidat, aktivitas pencarian, daftar kandidat terpilih, dan riwayat perekrutan untuk membangun pemahaman mengenai kandidat yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Pemahaman tersebut kemudian digunakan untuk membantu perusahaan menjangkau kandidat melalui berbagai titik interaksi di platform. Salurannya mencakup surat elektronik, rekomendasi, dan pemberitahuan langsung tanpa memerlukan pengaturan rumit dari perekrut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

Kapal Induk Garibaldi Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya, Sebelumnya KRI Gajah Mada

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.