Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Rp259,9 Triliun Digelontorkan, Perusahaan AS Perkuat Jejak di Indonesia

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Rp259,9 Triliun Digelontorkan, Perusahaan AS Perkuat Jejak di Indonesia Doc: ANTARA FOTO/ Fauzan.
Ket. Ilustrasi - Pelajar mencoba fitur pembelajaran baru di program kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) Gemini Google, di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

JAKARTA – Realisasi investasi perusahaan asing di Indonesia menjadi salah satu indikator penting untuk melihat daya tarik perekonomian nasional di tengah persaingan memperebutkan modal global.

Arus penanaman modal asing (PMA) tidak hanya berkontribusi terhadap pembentukan modal dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga berpotensi membawa teknologi, memperluas kapasitas industri, serta memperkuat keterhubungan Indonesia dengan rantai pasok global.

Namun, besarnya realisasi investasi perlu diikuti dengan kualitas proyek, peningkatan nilai tambah di dalam negeri, dan kepastian berusaha agar modal asing tidak sekadar masuk, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Realisasi investasi perusahaan Amerika Serikat (AS) di Indonesia sepanjang 2020 hingga semester I-2025 mencapai 14,85 miliar dolar AS atau sekitar Rp259,9 triliun, menurut laporan US-ASEAN Business Council (USABC).

Executive Vice President of Research and Chief Policy Officer US-ASEAN Business Council Marc Mealy mengatakan investasi tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan AS terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan berbagai sektor di Indonesia.

"Di balik angka-angka ini terdapat investasi nyata, program, dan kemitraan yang memberikan dampak signifikan di lapangan bagi masyarakat Indonesia," kata Mealy dalam peluncuran Laporan Bisnis AS di Indonesia (BISA) 2026, di Jakarta, Rabu (16/9).

Laporan tersebut juga menyebutkan komitmen investasi perusahaan AS di Indonesia sepanjang 2020 hingga Januari 2026 tercatat sekitar Rp399,7 triliun atau setara 22,84 miliar dolar AS.

Menurut Mealy, Laporan BISA 2026 tidak hanya memotret investasi perusahaan AS, tetapi juga berbagai inovasi yang dikembangkan perusahaan tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan talenta, peningkatan daya saing, dan ketahanan ekonomi Indonesia.

Dalam laporan tersebut, US-ABC mengidentifikasi 91 inisiatif inovasi yang dilakukan 43 perusahaan AS di Indonesia sepanjang Januari 2020 hingga Januari 2026 dengan nilai moneter mencapai sekitar 24,8 miliar dolar AS, baik dalam bentuk investasi, pendanaan program, hibah, dan nilai produksi.

Inovasi tersebut ada di berbagai sektor, termasuk teknologi digital dan keamanan siber, energi, pertambangan dan migas, pertanian, serta jasa keuangaan dan fintech.

Laporan tersebut menyebutkan dari 91 inisiatif yang teridentifikasi, sebanyak 41 persen inisiatif berdampak pada pembangunan sumber daya manusia, 22 persen berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang tangguh, dan 37 persen ditujukan untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Pada aspek pembangunan sumber daya manusia, berbagai inisiatif tersebut tercatat menjangkau 10,7 juta penerima manfaat, termasuk sekitar empat juta perempuan dan lebih dari satu juta peserta pelatihan digital.

Mealy mengatakan inovasi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia, terutama dalam mendukung ambisi pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Ia menambahkan Laporan BISA 2026 juga dimaksudkan untuk mendorong pembahasan mengenai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan perusahaan AS bersama Indonesia ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Ekonomi
Peta Jalan Energi Nasional ...
Luar Negeri
Tunisia Siap Turun Tangan R...
Advertisement
Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.