Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asoy, 10 Pasang Pengantin Nikah Bareng di Bengkulu, Gratis Pula

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 15:54 WIB | Oleh:
Asoy, 10 Pasang Pengantin Nikah Bareng di Bengkulu, Gratis Pula Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menjadi saksi pernikahan salah satu pasangan pengantin yang mengikuti program nikah gratis di Pendopo Merah Putih Bengkulu, Rabu (16/9).

KOTA BENGKULU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu kembali melaksanakan nikah balai atau nikah masal gratis yang diikuti oleh 10 pasangan pengantin.

Pelaksanaan program nikah balai gratis tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata pemerintah untuk memfasilitasi pasangan kurang mampu atau pasangan yang terkendala masalah finansial agar dapat melangsungkan pernikahan secara sah dan legal, baik di mata agama maupun tercatat resmi oleh negara.

"Selamat untuk anak-anak warga Kota Bengkulu ada 10 pasang yang hari ini nikah masal gratis dan menurut panitia banyak warga yang ingin mengikuti program tersebut," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Rabu.

Ia menyebut bahwa dengan banyaknya masyarakat atau anak muda yang ingin mendaftar sebagai pasangan untuk nikah gratis tersebut maka tahun depan pihaknya tidak akan membatasi jumlah pesertanya.

Selain itu, pemerintah kota juga menyediakan kamar di Pendopo Merah Putih yang memenuhi standar untuk pasangan yang ingin berbulan madu di Kota Bengkulu.

Dedy menerangkan, program nikah balai gratis tersebut ditujukan bagi masyarakat yang kurang mampu atau terkendala biaya untuk melangsungkan acara pernikahan melalui program tersebut.

Melalui program yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) yang bersinergi erat dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bengkulu untuk mempermudah masyarakat yang ingin menikah namun terhalang ekonomi.

Diketahui program nikah balai gratis tersebut seluruh fasilitas utama pernikahan telah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Seperti, layanan biaya administrasi di Kantor Urusan Agama (KUA), mahar atau mas kawin, tata rias dan baju pengantin, pelaminan, konsumsi, hingga fasilitas gedung resepsi dengan menggunakan nuansa adat khas Bengkulu yang kental.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Luar Negeri
Uganda Akhirnya Sukses Takl...
Luar Negeri
Tunisia Siap Turun Tangan R...
Advertisement
Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.