Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pendidikan Batam Terapkan Pendidikan Inklusi di Seluruh SD-SMP Negeri

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 12:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pendidikan Batam Terapkan Pendidikan Inklusi di Seluruh SD-SMP Negeri Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disdik Batam Hendri Arulan.

BATAM – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di kota itu menerapkan pendidikan inklusi bagi anak yang berkebutuhan khusus.

Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan kebijakan tersebut diterapkan agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan di sekolah negeri tanpa dibatasi pada sekolah tertentu.

"Saat ini semua satuan pendidikan, baik SD maupun SMP negeri, harus melaksanakan pendidikan inklusi," kata Hendri saat dikonfirmasi di Batam, Minggu (12/7).

Ia menjelaskan calon peserta didik berkebutuhan khusus tetap dapat mendaftar ke sekolah negeri pilihan, namun dengan catatan melampirkan surat keterangan dari psikolog.

"Jadi, orang tua bebas mendaftar ke sekolah mana saja, tetapi harus melampirkan surat dari psikolog yang menyatakan anak tersebut berkebutuhan khusus, sehingga sekolah mengetahui bahwa diperlukan penanganan yang berbeda," ujarnya.

Hendri mengatakan jumlah peserta didik berkebutuhan khusus yang terdata di sekolah negeri umum masih relatif sedikit.

“Ada beberapa anak, kalau tak salah dua anak, di SD Negeri 7 Sekupang yang memiliki kebutuhan khusus, itu salah satu contohnya,” kata dia.

Untuk mendukung pelaksanaan pendidikan inklusi, Disdik Batam telah memberikan pelatihan dasar kepada guru mengenai penanganan peserta didik berkebutuhan khusus.

"Dalam dua tahun terakhir kami sudah dua kali menyelenggarakan pelatihan. Sekarang sekitar 600 guru sudah mendapatkan pelatihan dasar mengenai pendidikan inklusi," katanya.

Meski demikian, ia mengakui pelatihan tersebut belum sepenuhnya mampu menggantikan kompetensi guru pendidikan luar biasa (PLB), karena sebagian besar tenaga pendidik berasal dari latar belakang pendidikan umum.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Batam Yusal mengatakan sekolah tidak diperbolehkan menolak peserta didik berkebutuhan khusus yang telah memenuhi persyaratan administrasi.

"Sekolah tidak bisa menolak, harus menerima. Yang terpenting orang tua terbuka mengenai kondisi anak, sehingga sekolah dapat menyiapkan layanan yang sesuai," katanya.

Menurut Yusal, keterbukaan orang tua menjadi faktor penting, karena tidak semua guru mampu mendeteksi kebutuhan khusus peserta didik tanpa adanya hasil asesmen dari psikolog atau tenaga ahli.

Ia menambahkan keberadaan lembaga pendamping di sekitar sekolah, seperti yang telah berjalan di kawasan SD Negeri 7 Sekupang, sangat membantu guru dalam memberikan layanan kepada siswa berkebutuhan khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

38 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.