Fiji Tetapkan Ledakan Kasus HIV Sebagai Krisis Nasional
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 16:02 WIB | Oleh: Deri HenriawanISLAMABAD - Negara kepulauan Pasifik Selatan, Fiji, menetapkan HIV sebagai krisis nasional setelah mencatat 2.016 kasus baru pada tahun lalu, meningkat dari 1.583 kasus pada 2024, menurut laporan media setempat pada Selasa (15/9).
Menteri Kesehatan Ratu Atonio Lalabalavu mengatakan kepada wartawan bahwa perkiraan menunjukkan sekitar satu dari setiap 60 orang dewasa di Fiji hidup dengan HIV, lapor media lokal Fijivillage News.
Lalabalavu mengatakan pemerintah akan memperkenalkan program jarum dan alat suntik secara resmi sebagai bagian dari respons terhadap epidemi yang terus berkembang.
Pemerintah Fiji juga akan memperluas pemeriksaan dan pengobatan HIV, meningkatkan akses terhadap obat pencegahan seperti pre-exposure prophylaxis (PrEP), serta pencegahan melalui suntikan jangka panjang.
Dengan meningkatnya jumlah kasus, Lalabalavu lebih lanjut mengatakan prevalensi HIV di kalangan perempuan yang menjalani pemeriksaan kehamilan telah mencapai sekitar 2 persen.
Pemerintah, tambahnya, juga akan berupaya menyelesaikan persoalan regulasi, melatih tenaga kesehatan, memastikan ketersediaan pasokan, serta memperkuat keterlibatan dengan masyarakat.
Tidak hanya itu, kabinet pemerintahan Fiji telah membentuk komite yang terdiri dari lima menteri untuk menangani berbagai persoalan yang selama ini menghambat pelaksanaan program tersebut, ucap Lalabalavu. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!