Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Kota Mataram Kembali Batasi Pembuangan Sampah ke TPA Kebon Kongok

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 15:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
DLH Kota Mataram Kembali Batasi Pembuangan Sampah ke TPA Kebon Kongok Doc: ANTARA
Ket. Antrean kendaraan roda tiga yang mengangkut sampah dari lingkungan di salah satu titik tempat penampungan sementara (TPS) keliling di Karang Baru, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, kuota ritase pembuangan sampah dari Kota Mataram menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat, kembali dibatasi menjadi satu ritase dari empat ritase.

"Sudah satu minggu ini, pembuangan sampah ke TPA dibatasi hanya satu ritase per hari," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H Nizar Denny Cahyadi, di Mataram, Rabu (16/9).

Kebijakan pembatasan itu sesuai instruksi resmi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diterima beberapa pekan lalu.

Menurutnya, pembatasan ritase dilakukan karena kondisi lanfill dua di TPA Kebon Kongok saat ini sudah penuh, sementara pembangunan landfill ketiga belum bisa dieksekusi oleh pihak provinsi.

Awalnya jika operasional berjalan normal dengan kuota empat ritase per hari, landfill kedua diproyeksikan bertahan hingga Desember 2026.

Namun, karena adanya kendala teknis dari pihak provinsi terkait pengerjaan landfill ketiga yang merupakan area penampungan terbesar, berdampak signifikan terhadap pengelolaan sampah TPA.

Untuk penanganan sementara, katanya, dengan volume sampah Kota Mataram yang saat ini mencapai 325 ton per hari, pengurangan kuota menjadi satu ritase atau sekitar 64 hingga 70 ton per hari menyisakan sebagian besar volume sampah yang belum terangkut atau sekitar 255 ton per hari.

Karena itu sebagai langkah penanganan darurat, DLH Kota Mataram mengalihkan sisa sampah ke area lama di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Bintaro.

​"Lokasi di TPS Bintaro di bagian dalam sudah kami pagari keliling agar secara visual tidak mengganggu masyarakat," katanya.

Untuk saat ini, katanya, DLH memfokuskan penanganan pada satu titik lokasi tersebut dan tidak membuka kembali TPS Sandubaya yang sudah bersih.

Akan tetapi, ​DLH Kota Mataram memprediksi daya tampung darurat di TPS Bintaro hanya mampu bertahan sekitar 3 hingga 5 bulan ke depan.

Sementara itu, jika pengerjaan landfill ketiga baru bisa dieksekusi tahun depan, proses penyelesaiannya diperkirakan memakan waktu hingga bulan Juni 2027.

Terkait dengan itu, DLH Kota Mataram terus melakukan koordinasi dan melobi DLHK Provinsi NTB agar kuota pembuangan sampah dapat ditingkatkan menjadi minimal dua ritase per hari untuk meringankan beban pengelolaan sampah di Kota Mataram.

"Jika kita dapat dua ritase, maka sehari sampah yang bisa dibuang ke TPS bisa mencapai 140 ton. Sisanya 185 ton, kami alihkan ke TPS Bintaro," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Luar Negeri
Uganda Akhirnya Sukses Takl...
Luar Negeri
Tunisia Siap Turun Tangan R...
Advertisement
Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.