Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Aman! Kabupaten Seluma Terima Tambahan Kuota Pupuk Subsidi 800 Ton

2 Rabu, 16 Sep 2026, 11:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Aman! Kabupaten Seluma Terima Tambahan Kuota Pupuk Subsidi 800 Ton Stok Aman! Kabupaten Seluma Terima Tambahan Kuota Pupuk Subsidi 800 Ton Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma Arian Sosial di Seluma, Rabu (16/9/2026).

KABUPATEN SELUMA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Provinsi Bengkulu, menerima alokasi tambahan pupuk subsidi dari pemerintah pusat sebanyak 800 ton jenis NPK.

Penambahan kuota pupuk subsidi tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Seluma Nomor 637 Tahun 2026 tertanggal 9 September 2026.

"Kuota NPK kita mendapat tambahan 800 ton. Untuk urea dan organik tetap seperti kuota sebelumnya. Penambahan ini tentunya untuk memenuhi kebutuhan petani sesuai luas lahan tanam tahun 2026," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial di Seluma, Rabu (16/9).

Untuk alokasi pupuk subsidi lainnya tidak mengalami perubahan atau penambahan yaitu jenis urea sebesar 1.422 ton, dan pupuk organik sebanyak 230 ton.

Ia menyebut penambahan alokasi NPK dari pemerintah pusat tersebut disesuaikan dengan kebutuhan petani dan luas lahan yang ditanami pada tahun 2026 di Kabupaten Seluma yang mencapai 18 ribu hektare.

Dengan adanya alokasi pupuk subsidi tersebut, dirinya mengingatkan agar para petani yang belum tercatat dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh pertanian.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan data kebutuhan pupuk dapat diperbarui dan administrasinya akan dibantu sesuai ketentuan.

Selain itu, lanjut Arian, pihaknya terus melakukan pengawasan guna memastikan alokasi pupuk subsidi tersebut disalurkan kepada para petani untuk memenuhi persyaratan dan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melakukan pengawasan ketat pendistribusian 12.912 ton pupuk bersubsidi alokasi tahun 2026 di wilayah itu guna mengantisipasi penyelewengan.

Kepala Distankan Rejang Lebong Suradi Ripai mengatakan selain melakukan pengawasan, pihaknya juga tengah menerjunkan tim untuk mendata penyerapan pupuk di lapangan.

Untuk alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 12.912 ton tersebut terbagi menjadi tiga jenis, yakni pupuk NPK sebanyak 9.279 ton, pupuk urea sebesar 2.225 ton, dan pupuk organik sebanyak 1.408 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Perang Dagang AS-Tiongkok T...
Luar Negeri
KCNA: Korut Uji Hulu Ledak ...
Luar Negeri
Bolivia Umumkan Status Daru...
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.