Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cari Beasiswa Jadi Lebih Mudah, 71 Program Kini Masuk Satu Platform Pemerintah

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cari Beasiswa Jadi Lebih Mudah, 71 Program Kini Masuk Satu Platform Pemerintah Doc: Antara
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kedua kiri) dan Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Perguruan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/9).

Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkenalkan layanan digital Satu Beasiswa Indonesia, untuk merangkum seluruh informasi bantuan pendidikan dari berbagai sumber ke dalam satu wadah yang terintegrasi, guna mencegah duplikasi data

"Ini adalah inisiatif dari pemerintah untuk mengajak seluruh sektor bahu-membahu, bergotong-royong, bersama-sama membantu anak-anak bangsa yang memang membutuhkan beasiswa," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, di sela-sela kegiatan Sarasehan Mitra Beasiswa di Jakarta, Rabu (16/9)

Menteri Brian mengungkapkan selama ini kerap kali terjadi kendala akibat ketiadaan informasi yang komprehensif tentang ketersediaan beasiswa, baik di sisi pencari maupun pemberi bantuan.

Kehadiran layanan itu diharapkan mampu memetakan seluruh program pendanaan dengan presisi, sehingga penyalurannya menjadi lebih merata dan tepat sasaran tanpa adanya duplikasi.

Mendiktisaintek mencontohkan, pendataan satu pintu sangat krusial untuk mencegah seorang mahasiswa menerima hingga tiga sumber pendanaan sekaligus, sementara yang lainnya justru tidak mendapatkan apa-apa.

"Karena kadang-kadang mungkin ada perusahaan memberi beasiswa, kampus memberi beasiswa, pemerintah pusat memberi beasiswa, pemda memberi beasiswa, khawatir justru mahasiswanya sama misalnya," ujar dia.

Menteri Brian menegaskan sistem dalam platform itu tidak mengambil alih pengelolaan dana beasiswa milik mitra, melainkan murni berfokus pada penyebarluasan informasi untuk kemudahan akses.

Sementara itu, Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Perguruan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi turut memaparkan perkembangan positif dari persiapan portal informasi tersebut.

Berdasarkan pencatatan data per 15 September 2026, platform tersebut telah siap menayangkan sebanyak 71 program beasiswa yang dapat diakses secara publik.

Portal yang dirancang canggih dengan fitur pencocokan (matching) antara pencari dan pemberi beasiswa tersebut akan terus disempurnakan seiring bertambahnya mitra filantropi yang tergabung dalam ekosistem.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perwakilan pemerintah negara sahabat, kementerian dan lembaga pemerintah daerah, perguruan tinggi, mitra filantropi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga ikhtiar kita ini dapat memperluas akses pendidikan tinggi yang berkeadilan dan membuka lebih banyak jalan bagi putra putri terbaik di Indonesia," ucap Sandro Mihradi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.