Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Provinsi DKI Terus Perkuat Edukasi dan Dukungan bagi Ibu Menyusui

27 Rabu, 16 Sep 2026, 11:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Provinsi DKI Terus Perkuat Edukasi dan Dukungan bagi Ibu Menyusui Provinsi DKI Terus Perkuat Edukasi dan Dukungan bagi Ibu Menyusui Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam seminar daring, Rabu (16/9/2026).

JAKARTA – Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat edukasi dan dukungan bagi ibu menyusui untuk meningkatkan jumlah bayi usia kurang enam bulan mendapatkan ASI eksklusif.

"Pada tahun 2025, persentase bayi usia kurang dari enam bulan yang mendapatkan ASI eksklusif di DKI Jakarta tercatat 74,1 persen. Capaian ini tentu menjadi perhatian kita bersama untuk terus memperkuat edukasi dan dukungan bagi ibu menyusui," kata Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, dalam seminar daring, Rabu (16/9).

Tak hanya itu, merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat lebih dari 2.000 ibu hamil di DKI Jakarta pada 2024. Angka ini menunjukkan besarnya kelompok perempuan yang membutuhkan informasi dan dukungan sejak masa kehamilan, termasuk untuk menyusui.

Dwi mengingatkan, menyusui bukan hanya mengenai pemberian ASI. Ada pengetahuan yang perlu dipahami, ada kesiapan yang perlu dibangun, dan ada dukungan yang perlu dihadirkan.

Karena itu, ibu perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai manfaat ASI, persiapan menyusui, serta teknik menyusui yang tepat.

"Namun, pengetahuan saja tidak selalu cukup. Ibu juga membutuhkan dukungan dari pasangan, keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat," kata dia.

Adapun upaya edukasi dilakukan oleh Dinas PPAPP DKI Jakarta salah satunya melalui seminar daring "Ibu Tidak Sendiri: Dukungan dalam Perjalanan Menyusui" yang menghadirkan pihak Kementerian Kesehatan, konselor PUSPA Dinas PPAPP DKI, dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia.

Dwi menyampaikan, keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab ibu, melainkan tanggung jawab bersama. Dalam perspektif pemberdayaan perempuan, perempuan yang berdaya bukan berarti perempuan yang harus mampu melakukan semuanya sendiri.

Perempuan yang berdaya adalah perempuan yang memiliki pengetahuan, kapasitas, kepercayaan diri, sekaligus mendapatkan lingkungan yang mendukung.

Di sinilah peran kader, TP PKK, dan organisasi perempuan menjadi sangat strategis. Kader berada dekat dengan keluarga dan masyarakat.

"Karena itu, saya berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang webinar, tetapi dapat diteruskan kepada ibu hamil, ibu menyusui," kata Dwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Penertiban parkir liar di Jakarta

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penertiban parkir liar di J...
Luar Negeri
Gencatan Senjata Russia-Ukr...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.