Perang Dagang AS-Kanada Berlanjut, Trump Ancam Blokir Penjualan Pesawat Bombardier di Amerika
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim PenulisWASHINGTON - Presiden Donald Trump pada hari Senin (7/9) mengancam akan memblokir penjualan pesawat buatan Kanada, Bombardier, ke AS kecuali perusahaan tersebut membangun pesawat di negara itu.
Unggahan Trump di media sosial yang penuh amarah itu menandai langkah potensial mengejutkan kedua yang dilakukannya tahun ini terhadap produsen tersebut. Ribuan pesawat Bombardier saat ini beroperasi di armada domestik maskapai penerbangan AS.
Dan ini terjadi menjelang Kanada memberlakukan tarif balasan terhadap berbagai barang AS mulai Selasa (8/9).
"Tidak ada lagi penjualan Bombardier di Amerika Serikat!" tulis Trump dengan huruf kapital di platform Truth Social miliknya, meskipun ia tidak menjelaskan bagaimana akan menghentikan penjualan tersebut.
"Jika mereka menginginkan pasar kami, mereka harus membangun di sini, dan berhenti memperlakukan Amerika seperti 'celengan'."
"Kanada menghalangi bank dan perusahaan besar Amerika kita" untuk berbisnis di sana, kata Trump."Era itu sudah berakhir!" tambahnya.
Pasar AS menyumbang lebih dari setengah pendapatan Bombardier, kata Trump.
Bombardier menanggapi dalam sebuah pernyataan pada hari Senin dengan mengatakan mereka menciptakan puluhan ribu lapangan kerja di seluruh Amerika Serikat "melalui jejak perusahaan yang terus berkembang di Amerika serta dalam rantai pasokannya yang terdiri dari sekitar 2.800 perusahaan Amerika di 47 negara bagian".
"Industri kedirgantaraan Amerika adalah pemenang yang jelas dalam hal perdagangan dan ekspor," katanya. "Bombardier adalah kontributor yang kuat bagi sektor ini."
Perusahaan Kanada itu selanjutnya menyatakan bahwa pesawat-pesawatnya "dibangun dengan komponen buatan Amerika seperti mesin, avionik, dan banyak sistem penting lainnya yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan besar Amerika" dan mereka berencana meresmikan fasilitas baru di Fort Wayne, Indiana, akhir tahun ini.
Ancaman Cabut Sertifikasi
Pada Januari lalu, karena marah atas apa yang disebutnya sebagai penolakan Kanada memberikan sertifikasi kepada model-model baru jet Gulfstream buatan AS, Presiden Trump mengancam akan mencabut sertifikasi pesawat Bombardier di Amerika Serikat dan mengenakan tarif 50 persen pada pesawat Kanada.
Ancaman-ancaman itu tampaknya tidak pernah dilaksanakan, tetapi Trump mengatakan Kanada dengan cepat mensertifikasi pesawat Gulfstream pada bulan berikutnya karena intervensinya.
Unggahan Trump di media sosial pada hari Senin menandakan berlanjutnya permusuhan terkait Bombardier, di tengah memanasnya perselisihan tarif bilateral.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!