Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibas Ajak Generasi Muda Kritis di Era AI, Jangan Serahkan Pikiran pada Algoritma.

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 11:09 WIB | Oleh:
Ibas Ajak Generasi Muda Kritis di Era AI, Jangan Serahkan Pikiran pada Algoritma. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) (tengah) menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan "AI, TikTok, dan Politik: Siapa yang Menentukan Masa Depan Indonesia?" di Jakarta, Kamis (3/9).

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengajak generasi muda berpikir kritis dan aktif berpartisipasi dalam demokrasi agar tidak menyerahkan proses berpikir kepada akal imitasi (AI) maupun algoritma media sosial.

Ia mengingatkan algoritma media sosial dapat membentuk pola informasi yang diterima pengguna berdasarkan perilaku mereka, seperti konten yang ditonton, disukai, dibagikan atau dilewati.

"Kadang-kadang kita merasa sedang memilih konten. Padahal algoritma juga sedang memilih apa yang akan kita lihat," kata Ibas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ibas menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan "AI, TikTok, dan Politik: Siapa yang Menentukan Masa Depan Indonesia?" di Jakarta, Kamis (3/9).

Menurut dia, pengaruh algoritma menjadi lebih penting diperhatikan ketika masuk ke ranah politik karena dapat memengaruhi informasi masyarakat mengenai pemerintah, kebijakan publik, calon pemimpin, dan berbagai isu sosial.

Oleh karena itu, Ibas meminta anak muda tidak menyamakan popularitas sebuah konten dengan kebenaran informasi.

"Viral bukan berarti benar. Informasi bisa dibagikan jutaan kali, tetapi tetap bisa salah," ujar dia.

Ia menilai demokrasi digital membutuhkan kebebasan berbicara sekaligus kebebasan berpikir agar masyarakat terbiasa memeriksa data dan mempertimbangkan berbagai perspektif.

"Demokrasi membutuhkan kebebasan berbicara, tetapi di era digital, kita juga harus punya kebebasan untuk berpikir, memeriksa data, mendengar berbagai perspektif, dan berani mengatakan bahwa mungkin kita salah," ujar dia.

Ibas juga mendorong politisi memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok, untuk menyampaikan gagasan kepada masyarakat, tetapi tidak menjadikan jumlah tayangan dan pengikut sebagai ukuran utama keberhasilan politik.

"Politisi boleh menjadi kreator, tetapi politik bukan tentang siapa yang paling viral. Politik adalah tentang siapa yang mampu menawarkan solusi dan bertanggung jawab atas keputusan yang dibuat," kata dia.

Ia menyampaikan banyaknya tayangan maupun pengikut tidak otomatis menunjukkan kualitas kepemimpinan dan kepercayaan publik.

"Belum tentu views sama dengan leadership. Belum tentu followers sama dengan trust. Konten juga tidak sama dengan kebijakan," ujar dia.

Ibas juga mengajak anak muda tidak hanya menjadi penonton dalam demokrasi. Menurut dia, kepedulian terhadap pendidikan, lapangan pekerjaan, harga kebutuhan pokok, lingkungan, dan keadilan sosial merupakan bentuk partisipasi politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Emas..Emas, Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Emas..Emas, Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.