Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Ton Garam Disemai ke Awan, Upaya Lanud Sjamsudin Noor Picu Hujan.

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 11:35 WIB | Oleh:
3 Ton Garam Disemai ke Awan, Upaya Lanud Sjamsudin Noor Picu Hujan. Doc: Antara Foto
Ket. Personel Lanud Sjamsudin Noor saat memindahkan bahan semai ke pesawat BNPB untuk melakukan OMC.

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menyemai tiga ton Natrium Klorida (NaCl) atau garam ke awan untuk memancing turunnya hujan.

"Kali ini OMC dilakukan tiga kali penerbangan dan tiap sortie pesawat membawa satu ton bahan semai," kata Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita di Banjarbaru, Selasa.

Pelaksanaan penyemaian oleh pesawat BNPB dilakukan berdasarkan kondisi meteorologi dan perkembangan awan di wilayah sasaran.

Dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer yang tersedia, bahan semai dilepaskan pada lokasi dan waktu yang dinilai sesuai untuk mendukung terbentuknya hujan di wilayah operasi.

Danlanud menjelaskan OMC menjadi salah satu bagian dari penanganan karhutla di Kalsel.

Terbukti penyemaian dari udara yang telah dilakukan sejak Sabtu (5/9) itu telah membuahkan hasil dengan turunnya hujan di beberapa wilayah yakni Kabupaten Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.

Dia menegaskan Lanud Sjamsudin Noor akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan OMC sesuai kebutuhan operasi dengan memastikan personel, fasilitas, dan dukungan dari pangkalan berada dalam kondisi siap, sehingga setiap misi dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat, terkoordinasi, dan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.

Danlanud menyatakan pula OMC merupakan bagian dari penanganan karhutla secara terpadu yang harus berjalan bersama dengan pemadaman dan pencegahan di lapangan yang membutuhkan sinergi berbagai unsur.

Diharapkan pelaksanaan OMC dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu mengurangi dampak karhutla serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Inflasi nasional pada September 2026

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi nasional pada Septe...
Ekonomi
Petani manfaatkan pompa air...

Nilai tukar petani September 2026 meningkat

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Nilai tukar petani Septembe...

Aksi Kamisan ke-927

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Aksi Kamisan ke-927

Pameran Figur di Jakarta

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Figur di Jakarta
Olahraga
Belanda Nyaris Dipermalukan...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.