Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menara Eifel Ditutup Akibat Aksi Protes Pemindahan Staf Wanita Saat Kunjungan Kelompok Keagamaan

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menara Eifel Ditutup Akibat Aksi Protes Pemindahan Staf Wanita Saat Kunjungan Kelompok Keagamaan Doc: AFP
Ket. Para biksu BAPS Hindu dalam upacara keagamaan di depan Menara Eiffel sebelum seremonial parade sungai di Sungai Seine, Paris, Prancis pada 3 September 2026.

PARIS - Menara Eiffel ditutup pada hari Senin (7/9) setelah para staf melakukan aksi mogok sebagai protes atas pengusiran pekerja perempuan saat kunjungan kelompok keagamaan Hindu, menurut keterangan pekerja dan manajemen.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan hari pawai perahu budaya di Sungai Seine yang diselenggarakan gerakan spiritual Bochasanwasi Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha (BAPS).

Dalam sebuah pernyataan, staf Menara Eiffel mengecam "instruksi profesional yang menyebabkan karyawan perempuan dikesampingkan, digantikan, dan diabaikan karena jenis kelamin mereka" selama kunjungan delegasi tersebut.

"Instruksi telah diberikan kepada karyawan wanita Menara Eiffel dan karyawan perempuan dari kontraktor agar mereka tidak terlihat, agar dapat menyambut delegasi ini," kata para staf dalam pernyataannya. Mereka terkejut ditempatkan dalam situasi seperti itu.

"Beberapa diminta untuk meninggalkan pos mereka dan mundur ke area lain. Di beberapa pos, mereka digantikan oleh laki-laki. Dan semua karyawan perempuan diinstruksikan untuk tidak melewati atau melintasi area tertentu selama delegasi berada di sana."

Perusahaan pengelola yang menjalankan landmark Paris tersebut, SETE, mengakui bahwa delegasi Hindu telah meminta agar kunjungan tersebut diatur sedemikian rupa sehingga membatasi "interaksi dengan perempuan", dan "kondisi ini seharusnya tidak diterima".

Kondisi tersebut "tidak sejalan dengan nilai-nilai SETE, maupun dengan prinsip kesetaraan antara pria dan wanita," kata perusahaan itu, seraya berjanji untuk menerima "konsekuensinya".

"Ini jelas bukan praktik yang dapat diterima," kata presiden SETE, Ariel Weil, yang juga pejabat terpilih dari partai sosialis di Paris, kepada AFP.

"Saya menegaskan kembali komitmen Menara Eiffel terhadap nilai-nilai republik dan kesetaraan antara pria dan wanita."

Wali Kota Paris, Emmanuel Gregoire, mengatakan di X, "tidak dapat diterima" jika manajemen Menara menyetujui persyaratan delegasi tersebut, dan penyelidikan akan diluncurkan.

Hubungan Nasionalis Hindu 

Menara yang dikunjungi hampir tujuh juta wisatawan setiap tahun menurut situs webnya, ditutup sepanjang hari Senin, tetapi akan dibuka seperti biasa pada hari Selasa, menurut perwakilan staf.

BAPS, yang dekat dengan partai nasionalis Hindu konservatif yang berkuasa di bawah Perdana Menteri India Narendra Modi, meresmikan kuil besar pertamanya di Prancis pada hari Minggu, di dekat Paris.

Menteri Kesetaraan Prancis, Aurore Berge, bereaksi dengan marah di X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Nasional
Cabai Rawit Nyaris Rp100 Ri...
Olahraga
US Open: Aldila Sutjiadi Me...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.