Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raja Charles Tegaskan Harry dan Meghan Bukan Lagi Anggota Kerajaan, Statusnya Kini Seperti Warga Biasa

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raja Charles Tegaskan Harry dan Meghan Bukan Lagi Anggota Kerajaan, Statusnya Kini Seperti Warga Biasa Doc: AFP
Ket. Dalam langkah yang mengejutkan bulan lalu, Harry (41) dan Meghan (45) kembali tinggal di Inggris bersama kedua anak mereka, Archie dan Lilibet.

London - Raja Charles III pada Senin (7/9) menegaskan bahwa putranya, Pangeran Harry, dan istrinya, Meghan, tidak lagi dianggap sebagai "anggota aktif keluarga kerajaan" setelah keduanya kembali ke Inggris dari Amerika Serikat.

Pasangan tersebut meninggalkan Inggris dan berhenti menjalankan tugas kerajaan pada 2020 di tengah perselisihan dengan keluarga kerajaan.

Namun, dalam langkah mengejutkan bulan lalu, Harry, 41 tahun, dan Meghan, 45 tahun, kembali menetap di Inggris bersama dua anak mereka, Archie, tujuh tahun, dan Lilibet, lima tahun.

Dalam surat tersebut, Charles menegaskan bahwa status pasangan itu "setara dengan warga negara biasa" dan mereka tidak lagi seharusnya dipanggil dengan gelar His Royal Highness (HRH) dan Her Royal Highness.

Istilah "working royals" merujuk pada anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi atas nama raja. Mereka mendapatkan dukungan administratif dan fasilitas lainnya dari Rumah Tangga Kerajaan dalam menjalankan tugas tersebut.

Surat yang dikeluarkan oleh Lord Chamberlain, pejabat paling senior di Rumah Tangga Kerajaan, menyebutkan bahwa setelah kepindahan pasangan tersebut ke Inggris, muncul "sejumlah permintaan untuk mendapatkan panduan".

Surat itu diterbitkan "untuk membantu menghindari keraguan atau kebingungan".

"Telah diketahui bahwa pada Januari 2020 Duke dan Duchess mengundurkan diri dari pelaksanaan tugas perwakilan atas nama penguasa, dan tidak lagi menjadi anggota aktif keluarga kerajaan," demikian isi surat tersebut.

"Status ini, yang berbeda dari tugas kenegaraan dan kerajaan yang dijalankan keluarga kerajaan yang aktif, serta keleluasaan pribadi yang diberikan kepada pasangan tersebut dalam hal kemandirian finansial dan perlindungan privasi sesuai keinginan mereka, akan terus dihormati sepenuhnya."

Kekhawatiran Keamanan

Anggota senior keluarga kerajaan yang saat ini menjalankan tugas resmi adalah Charles, istrinya Ratu Camilla, putra sekaligus pewarisnya Pangeran William dan istrinya Catherine, Putri Wales, serta saudara perempuan Charles, Putri Anne, dan saudaranya Edward bersama istrinya Sophie, yang dikenal sebagai Duke dan Duchess Edinburgh.

Anggota lainnya mencakup beberapa sepupu mendiang Ratu Elizabeth II.

Harry dan Meghan, yang secara resmi dikenal sebagai Duke dan Duchess Sussex, dilaporkan tinggal di kawasan Cotswolds, Inggris bagian tengah. Keduanya juga disebut telah mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah swasta di kawasan tersebut untuk tahun ajaran mendatang.

Nenek Harry, Ratu Elizabeth II, mencabut gelar "Royal Highness", pengamanan polisi, dan pendanaan publik bagi pasangan tersebut ketika mereka berhenti menjalankan tugas kerajaan pada 2020.

"Gelar mereka sebagai His dan Her Royal Highness... tidak digunakan," kata surat tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Turu...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.